Surat Undangan R Sebelum Meninggal: 21 April Ulang Tahun Yang Sedih
Meninggalnya R bocah 11 tahun yang diduga menjadi korban kekerasan seksual masih menyisakan duka bagi keluarganya. R ternyata sempat
Penulis:
Wahyu Aji
Editor:
Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Meninggalnya R, bocah 11 tahun yang diduga menjadi korban kekerasan seksual masih menyisakan duka bagi keluarganya. R ternyata sempat menorehkan tulisan tangan dalam beberapa kertas yang berisi surat undangan ulang tahun.
Kakak keempat korban adalah orang yang kali pertama menemukan sepucuk surat tersebut. Sang ibu menuturkan, penemuan surat wasiat korban bukanlah kesengajaan. Kerabat sang ayah mendapat mimpi bahwa putri bungsunya meninggalkan pesan di dalam rumahnya.
"Salam bahagia selalu kepada teman-teman. Alangkah senangnya jika pada ulang tahunku yang ke-12 nanti teman-teman dapat hadir memeriahkan acaraku yang tersebut. Acara tersebut diselenggarakan 21 April di rumahku Jalan Rawa Bebek, Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur jam 10.00 WIB sampai dengan jam 12.00 WIB. Salam sahabatmu (tanda tangan)".
Tulisan yang dipenuhi gambar dengan spidol berwarna-warni itu pertama kali ditemukan oleh kakak keempat korban. Asri (50) ibunda R menuturkan, seumur hidupnya belum pernah memberikan kemeriahan pesta untuk ulang tahun untuk ke-6 anaknya. Menurutnya untuk kebutuhan hidup sehari-hari saja pasangan pemulung tersebut sudah kelimpungan.
Yang lebih membuat miris lagi, diakhir tulisan terdapat kata-kata "21 April Ulang Tahun Yang Sedih". Kini beberapa lembar surat itu diambil pihak kepolisian sebagai bukti. Yang tersisa hanya foto sang puteri berukuran 4R tergeletak di lantai bersemen, tanpa bingkai.
R adalah puteri bungsu dari enam bersaudara pasangan suami istri A (50) dan L (54). Mereka tinggal di lapak pemulung di Cakung, Jakarta Timur.
Kondisi bocah perempuan itu dua bulan terakhir menurun drastis hingga ia kejang dan mengalami penurunan suhu tubuh.
RI meninggal dunia di ICU (Intensive Care Unit) Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan dalam kondisi koma, Minggu (6/1/2013) pukul 06.00 WIB.
Bocah malang kelas 5 SD itu didiagnosis dokter mengalami infeksi pada bagian otak, meski dokter belum menemukan apakah infeksi itu akibat luka pada kemaluannya atau bukan.
Klik: