Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Wartawan Peliput Jakarta Timur Beri Bantuan ke Korban Banjir

Tak hanya meliput bencana banjir dahsyat yang satu minggu belakangan menggenangi Jakarta.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Wahyu Aji

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tak hanya meliput bencana banjir dahsyat yang satu minggu belakangan menggenangi Jakarta.

Berangkat dari rasa saling merasakan sulitnya menjadi korban banjir, PenaTimur (Forum Wartawan Jakarta Timur) ikut menyumbangkan sejumlah bantuan, bagi korban banjir di RW 02, Kampung Arus, Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati, Minggu (20/1/2013).

Mulai dari media cetak, elektronik dan online, puluhan pewarta tersebut menyerahkan sandang layak pakai, sabun mandi, sabun cuci, pembalut wanita, hingga kebutuhan bayi.

"Ini semua (bantuan) hasil penggalangan yang kami lakukan tiga hari terakhir. Syukur semuanya terkumpul cukup banyak. Dan hari ini kami salurkan langsung ke masyarakat korban banjir yang membutuhkan," kata Steve Purba, Koordinator Pena Timur Peduli Banjir 2013, di lokasi.

Menggunakan, sebuah truk boks seluruh wartawan berangkat dari Polsek Jatinegara menuju titik pengungsian korban banjir.

"Kami berharap bantuan-bantuan ini dapat memenuhi kebutuhan dasar bagi para pengungsi akibat banjir Jakarta. Semoga bermanfaaat," kata Subadri Arifqi, wartawan lainnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara itu Sofyan, Ketua RT 010 RW 02, Kampung Arus, Cawang, Kramat Jati, menyambut baik aksi sosial tersebut. Menurutnya, yang sekarang dibutuhkan warga di antaranya adalah peralatan kebersihan dan perlengkapan mandi.

"Warga juga membutuhkan genset dan mesin pompa untuk membersihkan lumpur dan menyedot air," ujarnya.

Menurut Sofyan, banjir di Kampung Arus, Kelurahan Cawang, sejak Kamis (17/1/2013), merendam ratusan rumah di wilayah RT 02, 06, 08, 09, 10, 11, dan 12. Ketinggian banjir mencapai 3,5 meter. Sekitar 360 kepala keluarga (KK) atau 1.440 jiwa terpaksa mengungsi.

"Kami berharap sungai Ciliwung tidak kembali meluap. Sehingga tidak lagi terjadi banjir dan warga bisa segera pulang ke rumah," ujarnya.

*Berita Lengkap mengenai Banjir Dahsyat Jakarta Silakan KLIK Di Sini

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas