Pekerja Manhattan Square Diduga Keracunan Gas
Gas beracun diduga menjadi penyebab jatuhnya korban saat berada di dalam septic tank.
Penulis:
Bahri Kurniawan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polisi mendalami dugaan adanya gas beracun, dalam kecelakaan kerja di proyek pembangunan The Manhattan Tower, Cilandak, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (12/2/2013) siang.
Gas beracun diduga menjadi penyebab jatuhnya korban saat berada di dalam septic tank.
"Perlu pendalaman penyebab kematian korban, kemungkinan adanya gas beracun di dalam septic tank," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Hermawan lewat pesan singkat, Selasa (12/2/2013).
Hermawan menuturkan, Gedung Manhatthan Tower rencananya dibangun 29 lantai dengan tiga basement, dan saat ini sudah sampai pada pengerjaan lantai lima, oleh PT Waskita Karya. Kecelakaan terjadi di septic tank basement 2 gedung, sekitar pukul 10.00 WIB.
Sementara, Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Wahyu Hadiningrat menjelaskan, kejadian berawal saat seorang pekerja jatuh terperosok ke dalam lubang septic tank.
Melihat itu, pekerja lain kemudian masuk ke dalam septic tank, untuk menyelamatkan rekannya. Namun, merekaa tiba-tiba jatuh lemas saat berada di dalam septic tank.
"(Yang membantu) kelihatannya lemas saat di dalam. Itu terjadi sampai orang keenam. Kemudian datang tim penyelamat menggunakan oksigen, masuk ke dalam. Satu orang (tim penyelamat dari Waskita) kondisinya kritis di RS," paparnya.
Setelah dievakuasi, diketahui ada lima orang tewas, dan dua orang kritis. Korban meninggal dibawa ke RSCM, setelah sebelumnya sempat dibawa ke RS Marinir Cilandak. Sedangkan korban kritis dibawa ke RS TNI AL Mintohardjo.
Septic tank, menurut Kapolres, memiliki lebar 2x6 meter, dengan kedalaman sekitar enam meter. Sementara, lubang septic tank memiliki ukuran sekitar 40x60 sentimeter. (*)
Baca tanpa iklan