Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Alasan Benget Buang Potongan Tubuh Istrinya ke Jalan Tol

Tersangka kasus mutilasi terhadap istrinya sendiri,Benget Situmorang (34) punya alasan tersendiri mengapa mengambil keputusan untuk

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Alasan Benget Buang Potongan Tubuh Istrinya ke Jalan Tol
TRIBUNNEWS/Wahyu Aji
Polisi Gelar Olah TKP di warung Soto di dekat Terminal Kampung Rambutan, Kamis(7/3/2013). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tersangka kasus mutilasi terhadap istrinya sendiri,
Benget Situmorang (34) punya alasan tersendiri mengapa mengambil keputusan untuk membuang potongan tubuh istrinya ke tol Cikampek arah Bekasi.

"Alasan pelaku membuang potongan tubuh istrinya di Jalan Tol Cikampek ialah untuk menghilangkan jejak identitas korban," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, Kamis (7/3/2013) di Mapolda Metro Jaya.

Rikwanto menjelaskan dengan dibuangnya potongan tubuh korban ke jalan tol, pelaku berharap potongan tubuh istrinya itu akan terlindas bus atau kendaraan lainnya. Sehingga nantinya akan sulit jika memang terungkap.

Lebih lanjut, saat ditanya bagaimana kasus tersebut bisa terkuak. Rikwanto menuturkan semuanya berawal dari setelah adanya penemuan potongan tubuh dan pemberitaan di media massa.

Datanglah warga asal Bekasi, Jawa Barat, bernama Juhadi dan Yusuf Effendi memberikan informasi adanya kecurigaan angkutan kota yang membuang kantong plastik di sekitar Jalan Tol. Karena di saat itu, saksi Juhadi dan Yusuf Effendi sedang mengendarai mobil dan melewati kendaraan angkot yang dibawa kedua tersangka.

"Awalnya, dua saksi ini ingin memberitahu pada supir angkot (BS) ada kantong yang jatuh di jalan. Setelah diselidiki, kedua saksi memberitahukan ciri angkot yang dicurigai membuang plastik berisi potongan tubuh yang ditemukan petugas PJR," ucap Rikwanto.

Petugas lalu melakukan pengembangan dan menelusuri ciri angkot yang diduga digunakan pelaku untuk membuang kantong plastik berdasarkan keterangan dari saksi Juhadi dan Yusuf Effendi.

Sampai akhirnya ditemukanlah titik terang, jika angkot tersebut dikemudikan saksi Oki dan Martin yang mengaku armadanya disewa BS. Dan petugas akhirnya bisa meringkus BS dan TN di Jalan Bungur Raya Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (6/1/2013) malam.

Klik:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2024 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas