Kejam, Benget Aniaya Tuti di Bagian Kemaluan Hingga Meninggal
Kapolres Jakarta Timur Kombes pol Mulyadi Kaharni mengatakan, bahwa sebelum Benget Situmorang (36)
Penulis:
Wahyu Aji
Editor:
Widiyabuana Slay
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapolres Jakarta Timur Kombes pol Mulyadi Kaharni mengatakan, bahwa sebelum Benget Situmorang (36) memutilasi istrinya Darna Sri Astuti (32) alias Ati, Benget sempat bertengkar dan menganiaya korban pada bagian kemaluannya hingga akhirnya meninggal.
"Dua minggu sebelumnya sudah ada perkelahian. Dipukul kepalanya oleh suaminya dan sudah sekarat, tapi masih hidup. Dan, mohon maaf, kelamin istri sempat dianiaya," kata Mulyadi saat dihubungi, Minggu (10/3/2013).
Tini yang disebutkan pada awal pemeriksaan sebagai pembantu rumah tangga Ati dan Benget juga diketahui memiliki peran saat Ati disiksa oleh Benget alias Impus. Tini yang berjualan jamu di warung soto Lamongan milik Benget turut membantu merawat Ati yang sekarat.
"Nah di situ peran dari pembantu, dia memberikan perawatan ke istri," ujar Kapolres.
Mulyadi menjelaskan, setelah kejadian membaik. Benget lantas melakukan penganiayaan yang sama. Ia melakukan perbuatan yang tidak baik dengan memasukan ruas tangannya ke kemaluan istrinya.
"Ini sadis. Kemudian terjadilah pendarahaan yang kedua," jelasnya.
Mulyadi mengatakan ketika itu Tini, sempat memberikan pertolongan terhadap korban, saat itu kondisi kesehatan pelaku sempat membaik. Benget pun baru mengetahui korban sudah meninggal pada senin (4/3/2013) malam.
"Benget tahu istrinya meninggal pada Senin malam. Dia memantau istrinya sudah mati. Niat untuk buang jenazah timbul, sehingga dia kebingungan untuk membuangnya. Karena itu dia memutilasi korban," tuturnya.