Prilaku Benget Aneh, Tiap Malam Jumat Bakar Kemenyan
Beberapa tetangga sekitar tempat tinggal sekaligus kios soto Lamongan milik Benget Situmorang (36)
Penulis:
Wahyu Aji
Editor:
Widiyabuana Slay
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Beberapa tetangga sekitar tempat tinggal sekaligus kios soto Lamongan milik Benget Situmorang (36), tersangka mutilasi Darna Sri Astuti (32) atau Ati yang tak lain adalah teman kumpul kebonya, menilai aneh perilaku Benget alias Impus tersebut.
Mereka menduga pembunuh dan pelaku mutilasi istrinya sendiri itu suka menggunakan hal-hal gaib. Karmanto seorang pedagang kelontong yang berada tepat disebelah kanan warung milik Benget menuturkan bahwa lelaki kurus, berjanggut dan botak itu mengaku sering membakar kemenyan setiap malam Jumat.
"Tiap malam Jumat bau kemenyan. Entah apa untuk penglaris, saya enggak tahu," ujar Karmanto saat ditemui di Jalan Manunggal Dua, RT 11/06, Kelurahan Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur, Minggu (10/3/2013).
Karmanto menuturkan, setiap malam Jumat, tepatnya tengah malam dia sering mencium bau kemenyan yang cukup kuat.
"Asap kemenyannya masuk ke warung saya lewat atas ini (genteng yang dindingnya bersebelahan dan cuma terbuat dari kayu)," jelasnya.
Akibat perbuatan sadisnya, Benget dijerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana jo 338 KUHP tentang pembunuhan biasa dengan ancaman hukuman maksimal penjara seumur hidup atau hukuman mati. Sementara Tini, perempuan yang memiliki hubungan gelap dengan Benget, dijerat dengan Pasal 55 KUHP jo 56 KUHP jo 340 KUHP karena turut membantu tindak pidana kejahatan dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun.
Barang bukti yang diamankan polisi adalah sebilah parang yang masih ada bercak darahnya serta dua bilah pisau, dan satu unit angkot yang digunakan untuk membuang enam potongan tubuh Darna di Jalan Tol Cikampek, Selasa (5/3/2013) sekitar pukul 06.30 WIB.