Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jokowi Siap Bantu Polisi Berantas Preman di Ibu Kota

Aksi premanisme, yang dilakukan organisasi masyarakat (Ormas) tidak bertanggung jawab

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Rachmat Hidayat

Laporan wartawan Wartakotalive.com, Bintang Pradewo
TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA--Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo memastikan siap membantu pihak Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya dalam memberantas aksi premanisme. 

Aksi premanisme, yang dilakukan organisasi masyarakat (Ormas) tidak bertanggung jawab dan kian meresahkan masyarakat Ibukota.

"Kami siap membantu aparat keamanan jika mereka membutuhkan," kata Jokowi sapaan Joko Widodo kepada wartawan di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (13/3/2013).

Jokowi menjelaskan, pihak Pemprov DKI menyiapkan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di beberapa titik keramaian agar tindakan premanisme serta kejahatan dapat segera ditanggulangi di lapangan.

Namun, perihal tugas keamanan kota Jakarta, Jokowi mempercayakan kepada aparat terkait untuk menyelesaikan masalah itu.

"(Masalah premanisme oleh ormas) Itu urusan aparat. Tapi, kita hanya nempatin Satpol PP," imbuh mantan Walikota Surakarta itu.

Kemudian, Jokowi menambahkan untuk realisasi dari upaya Pemprov DKI untuk memberantas premanisme, maka Satpol PP akan ditambah pasukannya.

Rekomendasi Untuk Anda

Sehingga, masyarakat Jakarta sudah tidak resah lagi dengan tindakan kejahatan dan premanisme yang menjadi momok menakutkan bagi warga Jakarta.

"Kami akan taruh Satpol PP di Pasar, Terminal, Kanal Banjir Timur, Monas. Jika diperlukan lagi maka kita akan taruh Satpol PP di perempatan juga bisa," tuntasnya.

Diberitakan sebelumnya,Ketua Dewan Pembina Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB), Hercules bersama 58 anak buahnya diciduk aparat Polresto Jakarta Barat dibantu oleh Pihak Polda Metro Jaya.

Hercules bersama anak buahnya ditangkap karena diduga melakukan pemerasan masyarakat. Ketika saat ingin dibekuk polisi, pihak Hercules berontak dan terjadi baku tembak di kompleks pertokoan di Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, Jumat (8/3/2013) sekitar pukul 17.00 WIB.

Sumber: Warta Kota
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas