Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

KJP Dicabut Jika Merokok dan Pakai BlackBerry

Basuki mengancam mencabut KJP bagi para siswa yang ketahuan mampu.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Bintang Pradewo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Program unggulan Kartu Jakarta Pintar (KJP) dari pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama, selalu mendapatkan kritikan karena tidak tepat sasaran.

Karena itu, Basuki mengancam mencabut KJP bagi para siswa yang ketahuan mampu. Sebab, KJP diperuntukkan bagi warga miskin dan rentan miskin.

Namun, pada kenyataannya masih banyak pelajar yang punya BlackBerry dan membeli rokok. Seharusnya, uang itu ditabung untuk masa depan pendidikan mereka.

"Kalau ketahuan merokok, kami cabut KJP-nya. Kalau pakai BlackBerry Dakota, kami cabut KJP-nya," kata Basuki kepada wartawan di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (18/3/2013).

Mantan Bupati Belitung Timur akan kembali memperketat seleksi penerimaan pelajar yang mendapatkan KJP, untuk mengawasi penggunaan dana KJP.

"Banyak orang-orang yang memaksakan diri untuk mendapatkan KJP. Tapi, kami akan terus perketat seleksinya, sehingga yang mendapatkannya siswa yang membutuhkan. Siswa penerima KJP akan dievaluasi sekolah," tuturnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Basuki menambahkan, untuk mengawasi KJP, ia berharap lingkungan sekolah melaporkan tindak penyimpangan KJP kepada para guru atau kepala sekolah. Pelaporan bisa dilakukan dengan cara mengakses situs Pemprov DKI Jakarta.

"Sesama teman lapor ke guru. Kita buka di website, di sekolah-sekolah, di bank, semua orang bisa buat laporan. Makanya kami mau bikin, nanti negeri pun harusnya bayar semua, BOP-nya kami cabut, jadi bayar via KJP. Yang tidak mampu dikasih KJP untuk bayar. Baru adil kan, ini kami lagi kaji," bebernya. (*)

Sumber: Warta Kota
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas