Jokowi Bantah Bantuan Operasional Pendidikan Dihapus
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo membantah Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) dihapus atau dihilangkan.
Penulis:
Imanuel Nicolas Manafe
Editor:
Gusti Sawabi
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nicolas Timothy
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo membantah Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) dihapus atau dihilangkan.
Di Balai Kota, Jakarta, Kamis (21/3/2013) Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi menegaskan, pihaknya tidak mencabut BOP, namun hanya diperbaiki sistemnya.
"Itu hanya mengubah sistem saja. Sistemnya saja yang diperbaiki yang dibenahi bukan dihilangkan," kata Jokowi
Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama beberapa waktu lalu mengatakan akan mengubah sistem pendidikan dengan mengkaji BOP bagi siswa yang tidak mampu untuk dicabut.
Pria yang akrab disapa Ahok ini mengatakan pertimbangan penghapusan BOP ini agar Pemprov DKI Jakarta bertindak adil, bahwa setiap siswa yang bersekolah di swasta maupun negeri diwajibkan membayar uang sekolah.
"BOP-nya kami cabut, sehingga bayarnya melalui KJP (Kartu Jakarta Pintar). Siswa yang tidak mampu, akan kami berikan KJP untuk bayar, ini baru adil," tutur Ahok.