Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jokowi Inginkan Harga Tiket MRT Turun

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menegaskan masih akan terus mengupayakan penurunan harga tiket proyek transportasi

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menegaskan masih akan terus mengupayakan penurunan harga tiket proyek transportasi massal yaitu Mass Rapid Transit (MRT).

"Sambil jalan, sambil direkalkulasi yang penting efisien," ujar Joko Widodo di Balai Kota, Jakarta, Senin (25/3/2013).

Dengan demikian, Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi ini mengatakan bahwa presentasi yang disampaikan oleh PT. MRT Jakarta terkait tiket penumpang masih belum final, yakni senilai Rp 15 ribu.

"Artinya yang kemarin disampaikan belum final. Indikasi harga masih kira-kira, tapi saya selalu sampaikan turun," tutur mantan Walikota Surakarta ini.

Sebelumnya diberitakan, Proyek senilai triliunan rupiah yakni pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) di Jakarta masih menyisakan banyak tanda tanya bagi gubernur DKI Jakarta Jokowi. Satu diantaranya mengenai besaran tarif.

Jokowi mengaku masih mempertanyakan masalah tarif MRT yang mencapai Rp 15 ribu untuk perjalanan dari Lebak Bulus hingga ke Bundaran Hotel Indonesia (HI).

Menurutnya penentuan besaran tarif tersebut tidak tahu dasarnya dari mana, karena tarif akan menentukan Return of Investment (ROI) dari investasi yang telah dikeluarkan.

"Saya mau tanya (pada Dirut MRT) berapa harga karcisnya. Ini karena investasinya besar, triliuan rupiah. Saya harus tahu berapa besaran subsidinya," ujar Jokowi, Kamis (29/11/2012) di Balai Kota.

Dikatakannya, besaran tarif tersebut mungkin tidak akan menimbulkan masalah selama lima tahun kedepan. Namun tetap saja Pemprov DKI harus memberikan subsidi untuk pengoperasionalan MRT, seperti busway yang masih terus diberikan subsidi hingga sekarang.

"Berapa subsidi yang harus dberikan melalui APBD kalau tarifnya segitu? Subsidi perorang, kalikan perhari berapa, kalikan per tahun, berapa miliar yang harus dikeluarkan. Semuanya harus jelas," cetusnya.

Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas