Sehari, Jumlah Penumpang KRL dari Maja 2.000 Orang
Kendati Kereta Rel Listrik (KRL) belum beroperasi selama sebulan, tetapi antusias warga yang berada di enam stasiun kearah
Editor:
Johnson Simanjuntak
Laporan wartawan Wartakotalive.com, Theo Yonathan Simon Laturiuw
TRIBUNNEWS.COM, CISAUK - Kendati Kereta Rel Listrik (KRL) belum beroperasi selama sebulan, tetapi antusias warga yang berada di enam stasiun kearah Stasiun Maja dari Stasiun Parungpanjang menunjukkan antusiasme tinggi.
Sebelumnya, KRL di lintas Serpong hanya berhenti di Stasiun Parungpanjang dari Stasiun Tanahabang. Atau hanya melayani sembilan stasiun.
Baru kemudian mulai 1 April 2013 dan diresmikan pada 17 April 2013, akhirnya operasi KRL diteruskan sampai dengan stasiun ke -15 di lintas Serpong atau Stasiun Maja.
Direktur Utama PT KAI Commuter Jabodetabek, Tri Handoyo, mengatakan, dalam sehari, kendati masih masa percobaan, warga di-enam stasiun mulai dari Stasiun Maja - Stasiun Cilejit (Sebelum Stasiun Parungpanjang) menunjukkan gejala positif. Dalam sehari, kata Tri, penumpang dari Maja bisa mencapai 2.000 penumpang.
"Itu angka yang positif untuk sebuah jalur baru. Cukup tinggi. Berarti ada peralihan penumpang," kata Tri kepada Wartakotalive.com, ketika ditemui di Stasiun Tanahabang seusai peresmian di Stasiun Cisauk, Rabu (17/4/2013).