Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Office Boy Perpustakaan Jaktim Bantah Lakukan Pelecehan

FS (18) dituduh melakukan pelecehan seksual terhadap CM (8), bocah kelas 3 SD swasta di Jakarta Timur, Senin (20/5/2013).

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Budi Sam Law Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - FS (18) dituduh melakukan pelecehan seksual terhadap CM (8), bocah kelas 3 SD swasta di Jakarta Timur, Senin (20/5/2013).

FS adalah office boy (OB) di Kantor Perpustakaan dan Arsip Kota Administrasi Jakarta Timur, Jalan Jatinegara Barat, Kampung Melayu, Jakarta Timur.

Kerabat CM nyaris mengeroyok FS, Senin siang, sebelum akhirnya diamankan aparat Polsektro Jatinegara. Karena kasus ini adalah dugaan pelecehan seksual pada anak, maka dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Mapolrestro Jakarta Timur.

Kepada wartawan di Mapolrestro Jakarta Timur, CM menuturkan awalnya ia datang ke ruang buku anak di Lantai I, Perpustakaan dan Arsip Kota Administrasi Jakarta Timur, bersama rekannya satu sekolahnya, ST (9). Saat itu, kata CM, ia dan ST masih mengenakan baju sekolah, putih-putih.

"Kami lalu mengisi daftar hadir. Habis itu, saya lalu cari buku, sama ST," ujar CM.

Menurut CM, ia dan ST lalu terpisah mencari buku di bagian berbeda. Saat sedang membaca buku dinosaurus di balik rak buku, kata CM, datang FS yang mendekatinya.

Rekomendasi Untuk Anda

Saat membaca buku di balik rak-rak buku yang ada, menurut CM, FS mencoba menyingkap rok yang dikenakannya.

"Tapi saya langsung tepis tangannya, dan pegang rok saya supaya jangan disingkap," kata CM.

Namun, tampaknya FS tak juga menyerah. Berkali-kali FS mencoba mengangkat dan menarik-narik rok CM. Karena merasa tak betah, CM akhirnya menyingkir.

"Saya jadi malas baca buku setelah kejadian itu," ucap CM.

CM lalu memanggil ST, dan menceritakan kejadian itu. CM juga mengajak ST pulang. Menurut CM, FS sempat berbisik kepadanya dan menyuruh ia membuka roknya.

"Saya takut. Makanya saya langsung ajak teman saya pulang," terang CM.

Sesampainya di rumah di kawasan Kampung Melayu, Jatinegara, CM langsung menceritakan peristiwa yang dialaminya kepada pamannya, I. Mendengar pengakuan CM, I melaporkan kepada ayah CM, AL (55). Mendengar cerita anaknya, AL bersama CM langsung kembali ke pepustakaan.

"Saya minta anak saya menunjukkan pelakunya," tutur AL di Mapolrestro Jakarta Timur.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas