Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jokowi: Bukan Saya yang Menggusur Warga Srikandi

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengatakan pihaknya tidak ikut campur dalam penggusuran warga di Kampung Srikandi

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Gusti Sawabi

Laporan Wartawan TRIBUNnews.com, Nicolas Timothy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengatakan pihaknya tidak ikut campur dalam penggusuran warga di Kampung Srikandi, Pulogadung, Jakarta Timur yang dilakukan pada hari Rabu (22/5/2013).

Sebab, Joko Widodo menegaskan persoalan tersebut sudah masuk ranah hukum, atau berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang memenangkan PT. Buana Estate dalam perkara sengketa tanah dengan weaega Kampung Srikandi.

"Ini kan ada keputusan pengadilan. Jadi yang gusur bukan saya," kata Jokowi usai menghadiri Orasi Ilmiah di Lemhannas, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Sabtu (22/5/2013).

Seperti diketahui, Jaksa selaku eksekutor adalah lembaga yang memiliki kewenangan untuk menjalankan amanah putusan pengadilan dalam perkara sengketa tanah.

Atas dasar itu, pria yang akrab disapa Jokowi ini menegaskan aparatnya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) tidak ikut dalam kegiatan penggusuran warga yang dinyatakan kalah oleh pengadilan tersebut.

"Ya dilihat saja. Kalau memang bukan kita pasti tidak ada," ucap Jokowi.

Namun, Eksekusi ratusan rumah di Kampung Srikandi RT 07 RW 03, Kelurahan Jatinegara Kaum, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, berlangsung ricuh.

Dalam kericuhan tersebut melibatkan ratusan petugas Satpol PP dan polisi sempat saling dorong dan pukul dengan warga, Rabu (22/5/2013) pagi.

Petugas gabungan yang tiba di lokasi sekitar pukul 07.00 WIB langsung dihadang warga. Mereka menolak rumah yang selama ini ditinggali digusur.

Kedua kubu sempat beradu fisik, dan terjadi aksi saling pukul. Petugas dibekali dengan tongkat dan tameng.

Di lokasi, petugas menerjunkan dua alat berat untuk merobohkan rumah warga. Hingga pukul 07.27 WIB, eksekusi masih berlangsung.

Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas