Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polisi Sarankan Mahasiswa dan Wartawan Membuat Laporan

Kapolres Jakarta Pusat Komisaris Besar AR Yoyol mengatakan, polisi tidak menahan pengeroyok kontributor Sindotv di depan Istana Negara, sore tadi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Eri Komar Sinaga

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapolres Jakarta Pusat Komisaris Besar AR Yoyol mengatakan, polisi tidak menahan pengeroyok kontributor Sindotv di depan Istana Negara, sore tadi.

Tidak adanya pihak yang ditahan, kata Yoyol, karena kedua belah pihak merasa dirugikan, sehingga disuruh untuk membuat laporan.

"Enggak ada yang diamankan. Tadi ada rekan wartawan kena pemukulan. Dari peristiwa tadi, ada rekan wartawan dan mahasiswa yang dipukul. Makanya dua-duanya kami suruh membuat laporan," ujar Yoyol saat memberikan keterangan pers di Lapangan Monas, Jakarta, Rabu (22/5/2013).

Yoyol pun menyarankan bagi pihak-pihak yang merasa dirugikan, segera membuat laporan ke Polda Metro Jaya. Sebelumnya, sejumlah wartawan bentrok dengan mahasiswa Universitas Trisakti yang berdemo di depan Istana Negara, terkait tragedi 12 Mei 1998.

Diduga, saat itu terjadi beda pendapat antara mahasiswa Trisakti yang berbeda fakultas. Saat itu, pelaku pemukulan meminta agar media jangan meliput, dengan nada keras. (*)

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: TribunJakarta
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas