Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tiada Mahasiswa yang Ditangkap Usai Ricuh Demo Trisakti

Demonstrasi mahasiswa Universitas Trisakti di depan Istana Negara, Rabu (22/5/2013), berlangsung ricuh.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Demonstrasi mahasiswa Universitas Trisakti di depan Istana Negara, Rabu (22/5/2013), berlangsung ricuh.

Aksi unjuk rasa juga diwarnai pemukulan terhadap kontributor Sindotv bernama Sukron. Meski begitu, tidak ada mahasiswa yang diamankan kepolisian.

"Wartawan ada yang merasa dipukul, mahasiswa juga merasa dipukul. Tidak ada yang diamankan. Makanya, baik wartawan dan mahasiswa kami arahkan untuk bikin laporan polisi," tutur Kapolres Jakarta Pusat Kombes AR Yoyol saat dihubungi wartawan.

Yoyol mengajak wartawan maupun mahasiswa yang merasa dirugikan atau yang merasa dipukul, agar melapor ke Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya.

Saat ditanya mengenai kebenaran pengakuan pelaku pemukulan terhadap wartawan yang mengaku sebagai anak Irjen, Yoyol menjawab masih belum mengetahui, dan akan mengecek kebenaran hal tersebut.

Diberitakan sebelumnya, demo mahasiswa Universitas Trisakti di depan Istana Negara berlangsung ricuh. Seorang kontributor Sindotv bernama Sukron, menjadi korban kekerasan mahasiswa Trisaksi.

Sukron dikeroyok mahasiswa Trisakti, dan menderita luka lebam di bagian bawah mata sebelah kanan. Saat itu, Sukron bersama wartawan lain mengambil gambar unjuk rasa Trisakti yang sedikit memanas, di luar lapangan Monas. Diduga, ada sedikit perselisihan di antara para pengunjuk rasa.

Rekomendasi Untuk Anda

Saat itu, beberapa mahasiwa Trisakti berteriak-teriak agar media jangan mengambil gambar. Mahasiwa tersebut sempat cek-cok dan saling pukul dengan wartawan lain. Saat itu lah Sukron tiba-tiba dikejar-kejar dan dikeroyok.

Tak seimbang, Sukron pun mengalami luka lebam. Sukron kemudian diselamatkan wartawan lain dan polisi. Saat hendak diambil fotonya oleh wartawan lain, Sukron menolak, dengan pertimbangan faktor keluarga yang mengkhawatirkan keselamatan dirinya. (*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas