RS Admira Usulkan MOU Rumah Sakit Dengan Dinkes DKI
Direktur Utama Rumah Sakit Admira, Chairulsjah Sjahruddin dalam sidang dengar pendapat antara DPRD DKI
Penulis:
Imanuel Nicolas Manafe
Editor:
Hendra Gunawan
Laporan Wartawan TRIBUNnews.com, Nicolas Timothy
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Utama Rumah Sakit Admira, Chairulsjah Sjahruddin dalam sidang dengar pendapat antara DPRD DKI, Dinas Kesehatan DKI dan 16 rumah sakit mengusulkan adanya MoU antara rumah sakit dengan Dinas Kesehatan DKI terkait penerapan sistem berbayar Indonesia Cash Basic Groups (INA CBG's).
"Kami juga katakan sebaiknya kesepakatan kerjasama antara Pemrov DKI dengan rumah sakit," ujar Chairulsjah di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (23/5/2013).
Menurut Chairulsjah, dengan adanya MoU atau nota kesepahaman tersebut nantinya akan disusun kewajiban masing-masing pihak, sehingga setiap kebijakan dapat dipertanggungjawabkan.
"Sehingga hak dan kewajiban bisa dipertanggungjawabkan terhadap semua mahzab," ucap Chairulsjah.
Chairulsjah juga mengapresiasi langkah Dinas Kesehatan DKI bersama Kementerian Kesehatan untuk melakukan evaluasi terhadap sistem pembayaran INA CBG's.
"Kami harapkan, agar terjdi perbaikan-perbaikan INA CBG's, kalau bisa ICP (Integrated Clinical Pathway) disusun. Dengan begitu INA CBG's baru bisa kita tegakkan," tutur Chairulsjah.