Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tarif Angkutan Non-Ekonomi Disesuaikan oleh Mekanisme Pasar

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengungkapkan bahwa kenaikan tarif angkutan kota non-ekonomi DKI Jakarta tidak masuk

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengungkapkan bahwa kenaikan tarif angkutan kota non-ekonomi DKI Jakarta tidak masuk perhitungan dalam kalkulasi kenaikan tarif angkutan umum.

"Yang bukan ekonomi, diserahkan kepada mekanisme pasar. Kalau memang terlalu tinggi tidak akan naik," ujar Joko Widodo di Balaikota, Jakarta, Selasa (25/6/2013).

Untuk kenaikan tarif angkutan kota, Joko Widodo atau sapaanya Jokowi ini mengatakan, bagi angkutan kecil, sedang dan besar bertaraf ekonomi disepakati sebesar Rp3.000.

"Patas dan TransJakarta 5 Ribu," ucap Jokowi.

Untuk transJakarta, Jokowi mejelaskan kenaikan tarif tersebut berdasarkan banyaknya komponen yang terpengaruh kenaikan Bahan Bakar Minyak Bersubsidi.

"Seperti biaya langsung, ini bergerak semua awak bus, service bus, oli, cuci bus, penggantian suku cadang, pemeliharaan bodi, pegawai. Semuanya," ucap Jokowi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas