Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jokowi: Tak Mungkin Jakarta Dipagari Lalu Diberi Pintu

Joko Widodo mengatakan tidak akan menggunakan cara-cara yang dilakukan oleh Gubernur sebelumnya yang sering melakukan operasi yustisi

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Gusti Sawabi
Laporan Wartawan TRIBUNnews.com, Nicolas Timothy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengatakan tidak akan menggunakan cara-cara yang dilakukan oleh Gubernur sebelumnya, seperti pada era kepemimpinan Fauzi Bowo yang sering melakukan operasi yustisi pascalebaran untuk mendata penduduk tak ber-KTP DKI ini.

Menurut Joko Widodo atau sapaan akrabnya Jokowi ini, cara menghadang pendatang baru dari daerah yang dilakukan selama ini dinilainya tidak membuahkan hasil.

"Di operasi pun, sudah puluhan tahun tidak ada hasil," ujar Jokowi di Jakarta, Jumat (9/8/2013).

Mantan Wali Kota Solo ini pun mengaku belum memiliki cara yang jitu untuk menghindari Jakarta dari pendatang baru yang berdampak pada peningkatan jumlah gelandangan dan pengemis.

"Mau apa? Tidak mungkin juga Jakarta dipagari, kemudian diberi pintu, kan tidak mungkin. Belum ada sampai sekarang cara yang jitu," kata Jokowi.

Karena itu, Jokowi hanya bisa memberikan imbauan kepada pemudik yang pulang ke kampung halaman untuk tidak membawa keluarga atau kerabat saat kembali mencari nafkah di Jakarta.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas