Cuma Montir HP, Hidup Residivis Teroris Cipayung Serba Ada
Warga paling hanya curiga, pekerjaannya padahal cuma sevis HP, tapi lumayan kehidupannya
Penulis:
Wahyu Aji
Editor:
Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya melakukan penggeledahan di sebuah rumah kontrakan di Jalan Mandor Hasan, Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (20/8/2013) sekitar pukul 21.30 WIB.
Dari rumah kontrakan yang terletak di gang buntu tersebut polisi menangkap penghuni rumah Iqbal (35) seorang residivis kasus teroris dan tiga rekan laki-laki Iqbal.
Tarmanto (48), pemilik kontrakan yang dihuni Iqbal kepada Tribunnews.com dilokasi, Rabu (21/8/2013) menuturkan bahwa Tarmanto menuturkan, tetangga disekitar kawasan tersebut mengaku tak mengetahui bahwa pria berusia sekitar 35 tahun tersebut seorang residivis teroris
Menurutnya Iqbal yang memiliki kartu identitas asal Lampung itu memiliki interaksi cukup baik dengan warga sekitar. Iqbal juga dikenal hidup berkecukupan.
"Isi rumahnya lengkap ada kulkas besar, TV, mesin cuci. Lux pokoknya, dia juga punya mobil Avanza. Warga paling hanya curiga, pekerjaannya padahal cuma sevis HP, tapi lumayan kehidupannya," kata Tarmanto.
"Dia mengaku bekerja sebagai wiraswasta, yakni memperbaiki telepon seluler. Hanya itu yang saya tahu, kalau disebut-sebut terkait teroris saya nggak tahu," lanjutnya.
Sementara itu Rini (42), tetangga sebelah rumah kontrakan yang dihuni Iqbal, mengungkapkan, selama ini dia mengenal Iqbal dan istrinya Neni sebagai orang baik. Bahkan, lanjutnya, saat Iqbal dan Neni mudik lebaran ke Lampung, mereka menitipkan kunci rumah kepada dirinya.
"Waktu saya masuk ke dalam rumahnya juga biasa saja. Tidak ada yang aneh," katanya.
Hanya memang diakui Rini, dia sempat curiga kalau Iqbal dan Neni adalah anggota teroris karena Neni mengenakan cadar. "Saya sempat curiga itu. Sampai saya bilangin Neni, supaya dia tidak usaha pakai cadar, khawatir disangka teroris," kata Rini.