Soal Rencana Jam Malam Khusus Anak, Jokowi Hitung Secara Teliti
pihaknya perlu melakukan kalkulasi agar mendapatkan kelebihan dan kekurangan dari kebijakan tersebut
Penulis:
Imanuel Nicolas Manafe
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo tidak ingin terburu-buru untuk mengeluarkan kebijakan jam malam bagi anak, sehingga pihaknya perlu melakukan kalkulasi agar mendapatkan kelebihan dan kekurangan dari kebijakan tersebut.
"Belum tentu jadi atau tidak. Baru diukur plus minusnya. Harus melihat apakah mengganggu pikiran anak, tidak bisa ke rumah teman, mengganggu jam malam anak. Semuanya harus dihitung," ujar Joko Widodo di Johar Baru, Jakarta Pusat, Kamis (12/9/2013).
Tidak hanya itu, Joko Widodo atau sapaan akrabnya Jokowi ini juga perlu mempertimbangkan klasifikasi usia anak atau melihat tingkat pendidikan anak yang bisa diberlakukan kebijakan jam malam.
"Oleh sebab itu, perlu dihitung kelas berapa dan umur berapa," ucap mantan Wali Kota Solo ini.
Jokowi juga belum mengetahui, apakah nantinya kebijakan jam malam anak ini bentuknya dalam Peraturan Gubernur (Pergub) atau peraturan lainnya.
"Baru meminta kalkulasi. Biasanya saya diberi alternatif. Belum tahu juga apakah bentuknya Pergub atau bagaimana," kata Jokowi.