Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dukungan Masyarakat Masih Rendah Ungkap Pelaku Penembakan

Anggota Kompolnas, Adrianus Meliala menyatakan ada beberapa kendala yang membuat polisi sulit menangkap pelaku penembakan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Kompolnas, Adrianus Meliala menyatakan ada beberapa kendala yang membuat polisi sulit menangkap pelaku penembakan. Menurutnya, kendala pertama adalah rendahnya dukungan masyarakat untuk memberikan informasi pelaku penembakan.

"Padahal foto wajah penembak misterius sudah disebar oleh polisi. Namun perhatian masyarakat masih rendah atau tidak pro terhadap polisi," kata Adrianus di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (14/9/2013).

Adrianus menuturkan, pembagian peran antara polisi dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme juga menjadi kendala dalam mengungkap pelaku penembakan misterius. Menurutnya, pembagian peran BNPT seringkali berbenturan dengan Densus 88.

"Seharusnya dengan adanya BNPT, perlahan Densus mundur," ujarnya.

Lebih lanjut Adrianus mengatakan, motif penembakan terhadap polisi pun masih belum dapat diketahui. Namun menurutnya, penembakan tersebut adalah seperti sebuah pesan yang disampaikan pelaku kepada pihak kepolisian.

"Itu pesan terhadap polisi dari si penembak misterius," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: TribunJakarta
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas