Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
VS
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
VS
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
VS
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
VS
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Jokowi Rela Dicaci Warga Demi Proyek MRT

Jokowi meminta PT MRT Jakarta tidak lupa melakukan sosialisasi, terkait kemacetan akibat pembangunan proyek transportasi massal.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Memuat video…

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) meminta PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta tidak lupa melakukan sosialisasi, terkait kemacetan akibat pembangunan proyek transportasi massal.

"Saya hanya titip sedikit untuk jajaran PT MRT. Pertama, sosialisasi kemacetan ke warga diberikan tiap hari," ujar Jokowi ketika berpidato dalam acara peletakan batu pertama proyek MRT di Jalan Tanjung Karang, Jakarta Pusat, Kamis (10/10/2013).

Jokowi sadar, pembangunan yang akan menciptakan kemacetan akan memicu kemarahan warga, bila sosialisasi tidak gencar dilakukan.

"Jadi, nanti warga jangan sampai caci maki MRT, kalau ke saya enggak apa-apa. Karena, jelas ini akan timbulkan kemacetan di Jakarta," tutur Jokowi.

Pengerjaan proyek MRT dibagi menjadi delapan paket konstruksi sipil. Rinciannya, tiga konstruksi sipil di bawah tanah (underground) di kawasan Jalan Sisingamangaraja hingga Bundaran Hotel Indonesia.

Kemudian, tiga konstruksi sipil jalur layang, yaitu di Lebak Bulus hingga Al-Azhar, ditambah dua paket pengadaan sistem rolling stock.

Direktur Utama PT MRT Jakarta Dono Boestami menjelaskan, pembangunan diawali pemasangan slope protection atau sabuk pengaman, yang melindungi infrastruktur di sekitar lokasi yang akan dibor.

Rekomendasi Untuk Anda

"Saat ini kami sedang menyiapkan bor untuk memulai pemasangan slope protection. Jadi belum sampai membuat terowongan kereta," ucap Dono.

Dono menambahkan, proyek ini akan menyebabkan kemacetan di beberapa wilayah yang menjadi titik pembangunan. Namun, di kawasan Sudirman hingga Jalan MH Thamrin, kemacetan tidak begitu parah.

"Kepadatan diprediksi bakal terjadi di jalur layang Lebak Bulus-Senayan," tutur Dono. (*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas