Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dinsos Tangani Gepeng dan Anak Jalanan Jangan Pakai Seragam

Saya tidak mau lagi orang Dinsos pakai rompi dinsos kejar anak-anak turun di lampu merah.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengungkapkan pihaknya akan mengubah tata cara Dinas Sosial DKI Jakarta mengenai penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).

"Saya tidak mau lagi orang Dinsos pakai rompi dinsos kejar anak-anak turun di lampu merah. Anda harus turun pakai baju biasa ajak baik-baik ngomong masalahnya apa," ujar Basuki atau akrab disapa Ahok di Balai Kota, Kamis (21/11/2013).

Menurut Ahok, kebanyakan dari PMKS atau biasa dikenal dengan istilah Gelandangan Pengemis (Gepeng) dan anak jalanan adalah korban dari tipu daya oknum yang sengaja mencari keuntungan dari mereka yang mengemis di jalan.

"Bisa saja dia diperalat orang. Musti lihat mereka sebagai teman, lihat sebagai adik, anak, keponakan kita. Mereka harus punya hati," tutur Ahok.

Pernyataan Ahok tersebut juga terkait dengan penanganan gepeng dan anak jalanan yang terancam kesehatannya akibat musim hujan, sehingga Pemprov DKI perlu memberikan pelayanan kepada mereka yang kebanyakan tinggal di kolong jembatan.

"Kalau orang miskin baju basah kuyup, tidak ada baju ganti, tidak ada makanan, tinggal di pinggiran netes air, mati mereka. Ini tidak boleh terjadi," ucap Ahok.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas