Hindari Kemacetan Pengelola Tol Diminta Bangun Electronic Toll Collect
Untuk mengantisipasi adanya antrean masuk ke pintu tol dan berakibat pada kemacetan, Ditlantas Polda Metro meminta para pengelola tol
Penulis:
Theresia Felisiani
Editor:
Dewi Agustina
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Adanya antrean masuk ke pintu tol turut menyumbang kemacetan di ibu kota. Pasalnya di jam-jam tertentu kemacetan di pintu tol terlampau panjang sehingga berimbas pada terhambatnya arus lalu lintas.
Untuk mengantisipasi adanya antrean masuk ke pintu tol dan berakibat pada kemacetan, Ditlantas Polda Metro Jaya, meminta para pengelola tol membangun ETC (electronic toll collect).
Hal tersebut diutarakan Direktur Lalulintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Crysnanda Dwi Laksana, Senin (2/11/2013).
"Contohnya saja kemacetan di Semanggi arah Grogol dan arah Cawang, itu di jam tertentu kemacetan lebih disebabkan menumpuknya kendaraan yang akan masuk ke Tol dalam kota," ujar Crysnanda.
Bahkan tak jarang, kemacetan yang terjadi pada saat jam-jam sibuk bisa mencapat hingga 4 Kilometer, seperti yang terjadi di gerbang tol Senayan dan Semanggi I.
Demi mengantisipasi penumpukan, pihaknya menerapkan sistem buka tutup guna melancarkan arus lalulintas di dua gerbang tol tersebut.
"Agar tidak tambah parah, kami usulkan ke pengelola tol membangun sistem Electronic Toll Collect. Diharapkan tidak akan ada lagi antrean di pintu-pintu tol dalam kota," terang Crysnanda.