Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sisca Histeris Mengira Anaknya Ikut Tewas

Menduga anaknya ikut tewas dalam kecelakaan KRL, Sisca (45) menangis histeris begitu datang ke RS Dr Suyoto

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Sisca Histeris Mengira Anaknya Ikut Tewas
(Wartakota/Theo Yonathan Simon Laturiuw)
Sisca (45), seorang Ibu yang menduga anaknya jadi korban kecelakaan kereta, menangis di RS Dr Suyoto. Sisca baru bisa menduga dari pakaian, tapi belum bisa mengindetifikasi jelas apakah betul itu anaknya. Makanya jenazah dibawa ke RS Polri Kramat Djati untuk diautopsi dan diambil DNA nya. 

Laporan wartawan Wartakotalive.com, Theo Yonathan Simon Laturiuw

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Menduga anaknya ikut tewas dalam kecelakaan KRL, Sisca (45) menangis histeris begitu datang ke RS Dr Suyoto, Senin (9/12/2013).

Sisca datang bertepatan saat jenazah yang diduga anaknya itu hendak dibawa ke RS Polri Kramat Djati untuk diautopsi.

Melihat jenazah sudah didalam mobil, Sisca lekas meraung-raung. Dia cepat meminta mobil jenazah. Tambah kaget ketika jenazah itu ternyata punya kemiripan dengan anaknya.

Sisca menduga jenazah itu adalah Arisa Mafira alias Icha (16). Sisca melihat kemiripan itu ada di tubuh jenazah yang besar dan ada kaus dalam dengan tangan panjang berwarna putih.

Ditambah lagi Sisca berkali-kali sudah menghubungi nomor ponsel Icha tapi tak aktif lagi. Sekolah sudah ditelepon, tapi Icha ternyata tak ada di sekolah. "Icha itu memang bongsor anaknya," kata Sisca.

Hari itu Icha memang masuk sekolah siang, makanya di jam kecelakaan itulah Icha berangkat ke sekolah. Icha bersekolah di sebuah sekolah di Matraman, Jakarta Timur. Sedangkan rumahnya di Sudimara.

Rekomendasi Untuk Anda

Tapi belum lama mengidentifikasi, tim DVI cepat meminta agar jenazah dibawa ke RS Polri Kramat Djati.

Sempat terjadi debat antara pihak keluarga Sisca dengan tim DVI. Tapi setelah dijelaskan keluarga mengerti. Perlu dibawa ke RS Polri Kramat Djati agar bisa dilihat DNA nya. Sebab kondisi korban yang diduga Icha sudah tak dapat dikenali.

Sumber: Warta Kota
Tags:
KRL
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas