Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Cerita Tiga Sahabat Sebelum Tragedi Bintaro

Tragedi kecelakaan KRL commuterline di Bintaro yang menelan puluhan korban ini nyatanya ada tiga korban yang memiliki hubungan karib

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sanusi
zoom-in Cerita Tiga Sahabat Sebelum Tragedi Bintaro
Tribunnews/Yudie Thirzano
Suasana di lokasi tabrakan antara KRL jurusan Serpong-Tanah Abang dengan truk tangki pembawa bahan bakar di pelintasan Pondok Betung, Bintaro, Jakarta Selatan, Senin (9/12/2013). Akibat kecelakaan tersebut korban meninggal dunia sementara 5 orang serta puluhan lainnya luka bakar dan ringan. (Tribunnews/Yudie Thirzano) 

Laporan Yunike Lusi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tragedi kecelakaan KRL commuterline di Bintaro yang menelan puluhan korban ini nyatanya ada tiga korban yang memiliki hubungan karib. Mereka adalah Betty Ariyani (58), Puji Rahayu (57) dan Mariani (60).

Awalnya, mereka memang berniat berpergian ke Pasar Tanah Abang bertemu dua rekan lainnya, namun belum juga sampai ke Tanah Abang, tragedi itu terjadi, Rabu (11/12/2013).

Minggu (8/11/2013), di sebuah acara perkawinan Mariani, rekan Betty mengajak teman-temanya yang lain (termasuk Puji) untuk pergi ke Tanah Abang membeli sesuatu. Tiba-tiba, Betty Ariyani yang jarang berpergian dengan semangat meminta ikut.

“Aku ikut ya,” Ucap Betty kala itu. Saat itu rekan-rekan Betty sempat menanyakan bagaimana dengan ujian anaknya yang sekarang sedang duduk di bangku SD.
Namun, Betty mengatakan itu bisa di handle suaminya.

“Anakmu kan sedang ujian,” ucap salah seorang rekannya.

“Engak apa-apa kok kan ada suami,” ucap Betty.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut data yang dihimpun, Betty yang dikenal sosok yang dekat dengan keluarga besarnya ini jarang sekali ikut berpergian.

Kali ini, justru dirinya yang meminta untuk ikut. Akhirnya, Puji, Mariani dan juga Betty menyepakati untuk berangkat ke Tanah Abang Senin (9/11/2013).

Senin (9/12/2013), Betty diantar ke rumah Puji di bilangan Ciputat untuk berangkat bersama. Puji yang tak biasa naik angkutan umum akhirnya meminta anaknya untuk mengantarkan dan ikut bersama mereka ke tanah abang.

“Awalnya anaknya enggak mau ikut tapi akhirnya mau, anaknya yang nyupirin,” ucap adik Puji. Rencananya, di Stasiun Tanah Abang mereka akan bertemu dua rekan lainnya yakni, Berta dan Teresia.

Namun, sebelum sampai di Stasiun Tanah Abang justru tragedi itu terjadi. Betty Ariyani, pensiunan PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) sejak November lalu ini wafat di Rumah Sakit Fatmawati pukul 20.45 WIB akibat benturan dan infeksi luka bakar yang dialaminya.

Menurut data yang dihimpun, dua rekan Betty dan Puji menjalani rawat inap di Rumah Sakit Sutoyo, Jakarta.

Adik Puji Rahayu mengaku tidak ingin memberitahu kondisi sahabatnya, Betty karena sejak tragedi itu Puji selalu menanyakan kondisi Betty. Namun, tak ada yang ingin memberi tahu karena takut Puji semakin sedih.

“Betty gimana keadaannya sekarang? Betty dimana?,” cerita Adik Puji saat itu. Namun, akhirnya Puji pun tahu bahwa rekannya telah tiada.

“Akhirnya Puji tahu, dia kaget dan sedih banget,” ucap Adik Puji.

Jenazah Betty Ariyani pun dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) di kawasan Sukasari, Bandung sekitar pukul 10.00 WIB Selasa (10/12/2013).
Jasad Betty disemayamkan di kediaman mertuanya di Jalan Sersan Bajuri No. 3, Sukasari, Bandung.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas