Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Calo dan Preman Masalah yang Harus Diselesaikan di Terminal Lebak Bulus

masih ada unsur masyarakat lain yang perlu diselesaikan terkait penutupan terminal bus AKAP Lebak Bulus

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Calo dan Preman Masalah yang Harus Diselesaikan di Terminal Lebak Bulus
Warta Kota/adhy kelana/kla/kla
HENTIKAN PENUTUPAN TERMINAL - Ratusan sopir, kernet, dan pedagang sekitar terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan melakukan aksi unjuk rasa menolak penutupan Terminal Lebak Bulus, Senin (6/1). Menurut mereka, penutupan terminal Lebak Bulus dapat berdampak buruk pada penghasilannya selama ini. Penutupan terminal Lebak Bulus ini oleh Pemprov DKI Jakarta akan digantikan dengan dibangun stasiun MRT dan fasilitas parkir. (Warta Kota/adhy kelana/kla) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengatakan masalah penutupan terminal bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Lebak Bulus, Jakarta Selatan sudah selesai dengan para operator bus.

"Kalau dengan PO (operator) sudah beres," ujar Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi di Balai Kota, Jakarta, Selasa (7/1/2014).

Jokowi mengatakan, masih ada unsur masyarakat lain yang perlu diselesaikan terkait penutupan terminal bus AKAP yang rencananya akan dibangun stasiun Mass Rapid Transit (MRT) tersebut.

"Sekarang itu bukan PO, tapi di situ ada ormas, Sopir, kernet, calo, pedagang asongan, PKL, kuli panggul, ormas, preman," kata Jokowi.

Mengenai penutupan terminal bus AKAP yang tertunda, Jokowi menegaskan hal itu tidak mengganggu proyek MRT. Namun, dirinya tidak bisa menyanggupi permintaan para pendemo yang meminta penutupan setelah lebaran tahun 2014.

"Kalau diundur-undur terus, nanti biaya konstruksinya mahal," kata Jokowi.

Rekomendasi Untuk Anda
Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas