Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kasus Sitok, RW Jalani Pemeriksaan di Polda Metro

Polda Metro Jaya hari ini memeriksa, terkait kasus dugaan perbuatan tidak menyenangkan yang dilakukan oleh Sitok Srengenge.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sanusi
zoom-in Kasus Sitok, RW Jalani Pemeriksaan di Polda Metro
Warta Kota/Adhy Kelana
Budayawan, Sitok Srengenge usai diperiksa sebagai saksi di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (5/3/2014). Sitok diperiksa selama 10 jam sebagai saksi terkait kasus perbuatan tidak menyenangkan yang dilaporkan oleh seorang mahasiswi Universitas Indonesia (UI) berinisial RW. Warta Kota/Adhy Kelana 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polda Metro Jaya hari ini, Senin (17/3/2014) memeriksa mahasiswi Universitas Indonesia (UI) berinisial RW, terkait kasus dugaan perbuatan tidak menyenangkan yang dilakukan oleh Sitok Srengenge.

Saat dikonfirmasi ke pihak kepolisian, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto membenarkan hari ini RW diperiksa oleh penyidik. "Ya RW memang sedang diperiksa, saat ini pemeriksaan masih terus berlangsung," kata Rikwanto.

Rikwanto menambahkan pemeriksaan pada RW yakni pemeriksaan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) untuk melengkapi keterangan dalam perkara tersebut.

Kasus dugaan pemerkosaan terhadap RW diketahui setelah RW didampingi pengacaranya melaporkan Sitok di Sentra Pelayanan Kepolisian Polda Metro Jaya pada Jumat (29/11/2013) dengan laporan TBL 4245/XII/2013/PMJ/Direskrimim. Polisi kemudian menetapkan Sitok dengan Pasal 335 KUHP tentang Perbuatan Tidak Menyenangkan.

Penerapan pasal ini sempat disayangkan pihak RW karena mereka merasa tidak pernah meminta terlapor dikenai pasal tersebut. Pihak RW kemudian meminta kepolisian menerapkan pasal pemerkosaan atau Pasal 285 KUHP terhadap Sitok dalam kasus dugaan perbuatan asusila tersebut.
 

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas