Pemkab Tangerang Dianggap Tak Serius Benahi Kawasan Pantura Tangerang
Parahnya endapan lumpur dan sampah di muara Kali Cituis dan beberapa kali lainnya membuat masyarakat sekitar kian pesimis
Editor:
Hendra Gunawan
TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG -- Parahnya endapan lumpur dan sampah di muara Kali Cituis dan beberapa kali lainnya membuat masyarakat sekitar kian pesimis dengan keseriusan Pemkab Tangerang dalam menata wilayah dan memajukan kehidupan nelayan di kawasan pantai utara Tangerang.
Untuk diketahui, pengerukan muara Kali Cituis sendiri teralhir kali dilakukan Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Tangerang pada tahun 2005 lalu.
Saat itu, pemenang tender pengerukan, yakni PT. Hadi Jaya Utama Group mendapat proyek pengerjaan dalam kurun waktu 75 hari kerja.
Anggaran yang digelontorkan Pemkab Tangerang sendiri kala itu mencapai Rp 1,7 miliar. Namun nyatanya, pengerjaan hanya berlangsung selama dua bulan saja. Pengerukan belum pernah lagi dilakukan hingga kini.
Lurah Sukawali, Haris bin Rasan mengatakan bahwa muara Kali Cituis sudah selayaknya mendapat normalisasi total dan berkesinambungan.
"Normalisasi separuh-separuh tidak akan berjalan, karena begitu dikeruk sedikit lalu ditinggalkan, endapan lumpur akan balik lagi," ujar Haris.
Haris menuturkan, pihaknya sendiri sudah berkali-kali mengajukan pengerukan total Kali Cituis. Sayangnya, belum ada respon yang cukup serius. Ia pun berharap agar tahun ini Pemkab Tangerang bisa mengambil langkah konkrit.
"Tahun ini dengar-dengar anggarannya sudah ada, tapi belum tahu persis kapan pelaksanaannya. Saya harap sih sesegera mungkin lah. Kasihan nelayan," kata Haris. (Banu Adikara)
Baca tanpa iklan