Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Pemprov DKI Dapat Hibah Botol Penyaring Air Kotor dari Singapura

bantuan botol itu diberikan kepada korban banjir di ibu kota

zoom-in Pemprov DKI Dapat Hibah Botol Penyaring Air Kotor dari Singapura
Tribun Kaltim/Kholish Chered
Malam pembukaan Chingay Parade 2014 di kawasan F1 Pit Building, Singapura, Jumat (7/2/2014). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta mendapatkan hibah sebanyak 500 botol air minum purifikasi dari Singapura. Botol purifikasi tersebut berfungsi untuk menyaring air kotor menjadi air bersih yang siap minum. Chief Operating Officer The Goodwater Company, Sean Tan Eu Chong, mengatakan, bantuan botol itu diberikan kepada korban banjir di ibu kota.

"Seharusnya, Februari lalu saat Jakarta dilanda banjir, kami berikan (bantuan), tapi baru sempat hari ini (disalurkan)," kata Sean, di Balaikota Jakarta, Senin (17/3/2014).

Bantuan tersebut langsung diserahkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta. Bantuan serupa, kata dia, juga pernah diberikan kepada korban bencana di Thailand, India, Bangladesh, dan Filipina.

Botol itu memiliki kapasitas satu liter dan terbuat dari bahan plastik, serta berfungsi mengubah air kotor menjadi air bersih. Air yang bisa dijernihkan adalah semua jenis air, seperti air hujan, bukan air laut dan air tercemar limbah. Botol bisa digunakan hingga 400-500 kali.

"Ada 500 botol yang disediakan untuk DKI. Botol ini juga sudah standar World Health Organization (WHO)," ujarnya.

Kepala BPBD DKI Jakarta Bambang Musyawardhana mengatakan, bantuan ini akan bermanfaat ketika banjir kembali menghadang ibu kota. Selama ini, kata dia, para korban banjir kesulitan mendapat pelayanan air bersih. Sebab, tak sedikit pula instalasi pengolahan air yang turut terendam banjir.

"Dalam waktu dekat akan didistribusikan ke masyarakat yang kebanjiran atau terkena musibah alam lainnya," kata Bambang. (Kurnia Sari Aziza)

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas