Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kejar Kurir Narkoba Nigeria, Dua Polisi Luka

Aparat Polresta Bandara Soekarno-Hatta meringkus dua warga negara Nigeria yang merupakan kurir narkoba jenis sabu

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Kejar Kurir Narkoba Nigeria, Dua Polisi Luka
TRIBUN PONTIANAK/ISFIANSYAH
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Aparat Polresta Bandara Soekarno-Hatta meringkus dua warga negara Nigeria yang merupakan kurir narkoba jenis sabu di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Dalam penangkapan yang dilakukan pada 10 Maret lalu tersebut, dua anggota Polresta Bandara mengalami luka cukup parah saat tengah mengejar para pelaku.

"Lukanya di bagian kaki. Bukan karena diserang pelaku, tapi karena pelaku menggiring dua anggota ke kawasan yang disiapkan sebagai ranjau. Banyak beling, kawat, dan besi-besi tajam disana," ujar Wakil Kasat Narkoba Polresta Bandara Soekarno - Hatta, Ajun Komisaris Subekti dalam gelar perkara pada Jumat (21/3) di kantor bea dan cukai bandara.

Subekti membenarkan, penangkapan dua tersangka asal Nigeria yang berinisial MO (24) dan G (30) merupakan salah satu dari delapan kasus penyelundupan narkoba yang diungkap BNN dan pihaknya dalam sebulan belakangan.

"Selain MO dan G, ada tersangka lain yang merupakan warga Indonesia. Inisialnya AB (34)," ujar Subekti.

Subekti menjelaskan, penangkapan ketiga tersangka berawal dari ditemukannya sebuah paket kiriman dari Afrika Selatan di kantor pos bandara.

"Paket tersebut hanya berisi satu buah buku majalah bergambar Nelson Mandella. Tapi saat kami buka, di dalam buku itu sudah disematkan 262 gram sabu," kata Subekti.

Rekomendasi Untuk Anda

Subekti mengatakan, buku tersebut ditujukan ke sebuah apartemen di bilangan Kelapa Gading. "Dari informasi itu, kami lalu bergerak ke lokasi," kata Subekti.

Saat menggerebek alamat yang dituju, salah seorang tersangka bernama MO nekat melarikan diri. Saat pengejaran itulah dua anggota terluka. "Karena melarikan diri, kaki kanan tersangka terpaksa kami tembak," ujar Subekti lagi. (Banu Adikara)

Sumber: Warta Kota
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas