Atap Bolong, Siswa SDN 14 Malakasari Gilir Kelas
Akibat bolongnya tiga atap kelas, siswa pun harus bergiliran dalam melaksanakan kegiatan belajar-mengajar
Penulis:
Wahyu Aji
Editor:
Hendra Gunawan
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) 14 Malakasari, Duren Sawit Jakarta Timur, sejak Juni 2013 mengalami kerusakan yang cukup parah, dan hingga kini masih belum kunjung diperbaiki.
Akibat bolongnya tiga atap kelas, siswa pun harus bergiliran dalam melaksanakan kegiatan belajar-mengajar. Siswa kelas 3 dan 4 harus belajar siang hari yang seharusnya belajar pada waktu pagi.
Kepala Sekolah SDN 14 Malakasari, Hj Isti Faiyah mengatakan, ruang kelas yang mengalami kerusakan terdiri dari kelas 6B, 5 dan 4. Kerusakan tiga ruang kelas tersebut waktunya bervariasi. Kelas 6B kerusakan sejak tanggal 6 juni 2013, kelas 5 kerusakan sejak Desember 2013 dan kelas 4 sejak dua bulan lalu.
"Untuk kelas 4 tetap digunakan. Tapi atapnya disanggah kayu supaya tidak ambrol," kata Isti Faiyah kepada wartawan dilokasi, Selasa (15/4/2014) sore.
Dikatakan Isti, saat menggunakan ruang kelas 4 untuk kegiatan belajar mengajar maka guru harus ekstra waspada mengawasi murid-murid. Apalagi yang belajar adalah anak-anak yang memerluka perhatian lebih. "Guru kalau ngajar di ruang kelas 4 harus ekstra waspada. Takutnya saat belajar tiba-tiba atapnya rubuh," jelasnya.
Lebih lanjut Isti menuturkan, sejak dibangun tahun 1979, SDN 14 Malakasari baru sekali direnovasi yakni pada tahun 2001. Akibat tidak pernah direnovasi tersebut maka membuat banyak ruang kelas yang mengalami kerusakan sehingga menganggu proses belajar mengajar.
"Kami sudah minta ke dinas terkait untuk memperbaiki apalagi saat ini mendekati ujian nasional. Tapi kita suruh sabar tunggu aja," ujarnya.