Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Belasan Jemaat Gereja Yeruel Pekayon Keracunan Nasi Kotak

Bahkan, pihak gereja juga enggan memberikan informasi kepada petugas kepolisian yang mendatangi lokasi

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Belasan Jemaat Gereja Yeruel Pekayon Keracunan Nasi Kotak
Tribun Jateng/Hermawan Endra Wijonarko
Ilustrasi Korban keracunan dirawat di Puskesmas 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Mohamad Yusuf

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Beberapa jemaat Gereja Kristen Pasundan (GKP) Yeruel di Jalan Tipar, Pekayon, Jakarta Timur, dikabarkan keracunan makanan setelah menyantap sarapan nasi kotak, usai mengikuti kegiatan ibadah pada Minggu (20/4/2014) pagi.

Namun, meskipun terdapat beberapa korban, pihak gereja justru tidak melaporkan peristiwa tersebut kepada kepolisian. Bahkan, pihak gereja juga enggan memberikan informasi kepada petugas kepolisian yang mendatangi lokasi.

"Memang ketika kami ke lokasi, pihak panitia gereja keberatan memberikan informasi. Padahal kami mendapatkan informasi terjadi keracuna di Gereja Pasundan, Jalan Tipar," kata Kapolsek Pasar Rebo, Kompol Didik Hariyadi, Senin (21/4/2014).

Dari keterangan yang didapat di lokasi, lanjut Didik, pihak gereja enggan memberikan informasi, pasalnya, mereka sudah bermusyawarah dengan pihak katering yang menyediakan makanan, dan jemaat yang menjadi korban.

"Seharusnya, pihak Gereja dapat bekerja sama memberikan informasi agar dapat mengantisipasi dampak dari peristiwa tersebut. Kami tanyakan berapa orang yang keracunan dan dirawat di mana, kronologisnya, bagaimana mereka tetap tidak mau berkomentar. Bahkan saat kami minta sisa makanan untuk diperiksa, mereka bilang tidak ada," katanya.

Namun, tambah Didik, pihaknya akan tetap melakukan penyelidikan kasus tersebut. Yaitu membawa sisa makanan nasi kotak yang ditemukan di depan gereja untuk diperiksa.
Selain itu,memeriksa sejumlah rumah sakit terdekat untuk mengumpulkan informasi terkait korban.

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara itu, seorang petugas Rumah Sakit Tugu Ibu, Cimanggis, Depok menyebutkan terdapat dua orang yang dirawat akibat keracunan tersebut.  Petugas mengatakan, bahwa korban dirawat di Kelas III. Sedangkan, belasan korban lainnya sudah diperbolehkan pulang.

Sumber: Warta Kota
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas