Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Penganiayaan di SMAN 3 Bagian dari Tradisi

Rikwanto menambahkan peran masing-masing pelaku berbeda, yakni ada yang menampar, memukul, dan meninju korban.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Rendy Sadikin
zoom-in Penganiayaan di SMAN 3 Bagian dari Tradisi
Kompas.com
Sekolah Menengah Atas Negeri 3 Jakarta Selatan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - DW, TM, AM, KR, dan PU, lima tersangka penganiayaan Arfiand Caesar Al Irhami (16), siswa SMAN 3 saat pelatihan pecinta alam di kawasan Gunung Tangkuban Perahu, Jawa Barat, mengungkapkan penganiayaan merupakan bagian dari tradisi.

"Dianggap hal seperti itu (penganiayaan) merupakan tradisi. Mereka tidak bisa membedakan mana pembinaan mental mana penganiayaan," tutur Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Rabu (2/7/2014).

Rikwanto menambahkan peran masing-masing pelaku berbeda, yakni ada yang menampar, memukul, dan meninju korban. "Pukulan rata-rata menggunakan tangan. Untuk lebih jelasnya nanti kita lihat hasil visum," kata Rikwanto.

Menurut Rikwanto, saat ini penyidik juga tengah mengumpulkan kesaksian lain dan barang bukti untuk menjerat tersangka baru.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas