Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Istri Guru Tersangka Kekerasan Seksual JIS Merasa Tertekan dan Sedih

Dalam kesempatan tersebut dihadirkan juga istri masing-masing tersangka Tracey Bantleman dan Siska.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adi Suhendi
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Istri Guru Tersangka Kekerasan Seksual JIS Merasa Tertekan dan Sedih
Tribunnews.com/Adi Suhendi
Konferensi pers Jakarta International School. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Adi Suhendi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pihak Jakarta International School (JIS) melakukan jumpa pers setelah Polda Metro Jaya menetapkan tersangka dan menahan dua guru sekolah tersebut terkait kasus kekerasan seksual yang meimpa murid TK di JIS.

Dalam kesempatan tersebut dihadirkan juga istri masing-masing tersangka Tracey Bantleman dan Siska.

Pada kesempatan tersebut Tracey yang merupakan istri dari Neil Bantleman dengan nada tersendak-sendak mengungkapkan bahwa apa yang dituduhkan kepada suaminya tidak memiliki dasar yang kuat.

"Suami saya tak tahu apa-apa dan semua bukti yang tertuju padanya tak berdasar. Kami juga tak menyembunyikan apapun," ujar Tracey Bantlemen dalam konferensi persnya di Gedung JIS, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (15/7/2014).

Sama apa yang dirasakan Tracey, Siska yang merupakan istri dari Ferdinand Tjiong mengungkapkan bila kenyataan pahit yang harus dihadapi suaminya membuat dirinya merasa tertekan dan sedih.

"Dengan keadaan ini, dengan ditahannya suami saya, saya benar-benar merasa tertekan dan sangat sedih. Polisi menahan kedua suami kami. Kami yakin bahwa suami saya tidak bersalah, suami saya tidak melakukan seperti apa yang dituduhkan oleh mereka," tutur Siska.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia berharap pihak kepolisian melepaskan suaminya dan suami Tracey. Pihaknya berjanji dan pihak JIS pun menjamin bila suami meraka akan kooperatif dengan penyidik. Siska khawatir dengan keadaan suaminya saat ini.

"Suami kami saat ini butuh dukungan dari kami keluarganya. Kami mohon, kami yang ada di sampingnya untuk selalu mendukung suami kami," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa apa yang dituduhkan kepada suaminya tidak benar. Untuk itu, dirinya memohon kepada media untuk menulis berita tentang apa yang dialami suaminya dengan menggunakan hati nurani.

"Semua ini tuduhan ini palsu, semua tuduhan ini tidak benar. Karena kami yakin bahwa suami kami tidak melakukan apapun seperti yang dituduhkan. Tolong bantu kami tuliskan berita yang sesuai kata hati media," ungkapnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas