Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pengacara Terdakwa Pembunuhan Ade Sara Ajukan Eksepsi

"Bisa. Penasihat hukum bisa mengajukan eksepsi. Itu kan sudah jadi haknya terdakwa," ujar Ketua Majelis Hakim Absoroh.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Y Gustaman
zoom-in Pengacara Terdakwa Pembunuhan Ade Sara Ajukan Eksepsi
Warta Kota/Adhy Kelana
Ahmad Imam Al Hafitd dan Assyifah Anggraini (Assyifa Ramadhani), dua terdakwa kasus pembunuhan Ade Sara Angelina Suroto, berdoa sesaat sebelum menjalani sidang perdana kasus tersebut di Pengadilan Negeri Jakara Pusat, Selasa (19/8/2014). Sidang yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Hapsari ini menyebut kedua terdakwa terancam hukuman seumur hidup. Selain itu, keduanya didakwa dengan pasal berlapis. Warta Kota/Adhy Kelana 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Achmad Rafiq

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengacara masing-masing terdakwa Ahmad Imam Al Hafid dan Assyifa Ramadhani mengajukan eksepsi atau nota keberatan atas formalitas dakwaan jaksa penuntut umum.

"Bisa. Penasihat hukum bisa mengajukan eksepsi. Itu kan sudah jadi haknya terdakwa," ujar Ketua Majelis Hakim Absoroh di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (26/8/2014).

Sidang terdakwa pembunuhan mahasiswa Universitas Bunda Mulia Ade Sara Angelina Suroto ini hanya berlangsung sekitar 15 menit ini. Kedua remaja ini disidang dengan dakwaan terpisah.

"Sidang selanjutnya membahas eksepsi, tanggapan jaksa, dan putusan sela. Jika putusan sela dikabulkan ya sidang berhenti, kalau tidak dikabulkan ya dilanjutkan," kata Absoroh.

Kedua pasangan muda mudi itu membunuh Ade Sara dengan cara disetrum, dicekik, serta mulut disumpal menggunakan kertas dan tisu. Jasadnya dibuang di Kilometer 49 Jalan Tol Bintara, Bekasi.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas