Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kapolda Metro: 19 Orang Polisi Luka Akibat Bentrok dengan FPI

Polisi yang terluka itu tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Kapolda Metro: 19 Orang Polisi Luka Akibat Bentrok dengan FPI
TRIBUNNEWS.COM/TAUFIK ISMAIL
Foto bentrokan saat massa dari Front Pembela Islam (FPI) melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Balai Kota, Jumat (3/10/2014). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebanyak 19 orang polisi terluka akibat bentrokan yang dilakukan pendemo dari Front Pembela Islam (FPI) di depan Gedung DPRD dan Balaikota DKI Jakarta, Jumat (3/10/2014).

"Anggota kita yang luka-luka hingga saat ini ada 19 orang. Ada yang dari Provos ada yang luka hingga 14 jahitan, ada yang luka di kepala dan di bahu juga," ujar Kepala Polisi Daerah Metro Jaya Irjen Pol Unggung Cahyono kepada Wartawan di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum, Jumat (3/10/2014) malam.

Polisi yang terluka itu tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta Pusat dan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Nantinya akan dipindahkan ke Rumah Sakit Kramat Jati.

Sebelumnya, Organisasi masa FPI menggelar unjuk rasa penolakan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai Gubernur DKI Jakarta. Mereka menganggap, Ahok merupakan golongan kafir. Kejadian ini dilakukan usai salat Jumat dan berujung ricuh.

Melihat kejadian itu, polisi langsung membubarkan paksa para pengunjuk rasa, karena telah melempar Gedung DPRD dan Balaikota DKI Jakarta dengan batu dan kotoran hewan.

Polisi pun telah mengamankan 21 orang Anggota Front Pembela Islam (FPI) di Markas Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (3/10/2014). Pasalnya mereka telah bertindak anarkis saat menggelar unjuk rasa di depan DPRD DKI Jakarta. (Achmad Rafiq)

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas