Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

'Padahal Arsyad Minta Ibunya Coblos Jokowi-JK'

Arsyad sendiri saat itu tidak pernah mengikuti atau terlibat dalam kampanya salah satu Capres

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in 'Padahal Arsyad Minta Ibunya Coblos Jokowi-JK'
Warta Kota/Mohamad Yusuf
Muhamad Arsyad (23) tukang tusuk sate yang ditangkap polisi karena menghina Jokowi. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menurut Mursidah (49), ibunda Muhamad Arsyad (23), penghina Presiden Jokowi di media sosial, anaknya tidak pernah terlibat dengan salah satu partai dalam masa kampanye Pilpres 2014.

Bahkan, Arsyad pun tidak melakukan pencoblosan saat Pilpres 9 Juli lalu.

"Justru Arsyad yang nyuruh saya milih Pak Jokowi jadi presiden. Tapi sekarang dia dipenjara gara-gara Jokowi," kata Mursidah saat ditemui di rumahnya di Jalan Haji Jum RT 09/01 Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (30/10/2014).

Namun, lanjutnya, Arsyad sendiri saat itu tidak pernah mengikuti atau terlibat dalam kampanya salah satu Capres.

Bahkan, saat hari pencoblosan, menurut keterangan Mursidah, Arsyad lebih memilih tidur.

"Makanya, dia itu cuma iseng ikut-ikutan sebarin foto di Facebook. Tapi malah sekarang ditangkap," katanya. (Mohammad Yusuf)

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Warta Kota
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas