Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

M Taufik: KMP Tidak Akan Hadiri Paripurna Pengumuman Ahok Gubernur

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik tidak terima dengan keputusan Rapat Pimpinan (Rapim) DPRD DKI Jakarta

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adi Suhendi
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in M Taufik: KMP Tidak Akan Hadiri Paripurna Pengumuman Ahok Gubernur
Kompas.com
Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Gerindra DKI Jakarta M Taufik. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik tidak terima dengan keputusan Rapat Pimpinan (Rapim) DPRD DKI Jakarta yang memutuskan Surat Menteri Dalam Negeri terkait pengangkatan Basuki Tjahaja Purnama sebagai gubernur diumumkan dalam rapat Paripurna Istimewa.

Rapat paripurna istimewa berdasarkan Tata Tertib DPRD DKI Jakarta dijelaskan bawah forum rapat yang dapat dilaksanakan tanpa harus kuorum dan tidak dalam rangka mengambil keputusan. Rapat tersebut bisa dipimpin ketua atau wakil ketua DPRD.

Ditemui seusai rapat pimpinan di Lantai 10 Gedung DPRD DKI Jakarta, M Taufik mengungkapkan bahwa DPRD bukan lembaga sembarang, ada mekanisme yang mengatur soal persidangan,

"Itu pasti keputusan sepihak dan melanggar tata tertib," ungkap Taufik, Kamis (13/11/2014).

Fraksi yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih (KMP) bersikukuh harus meminta fatwa MA terlebih dahulu sebelum pengumuman pengangkatan dan pelantikan Basuki Tjahaja Purnama sebagai gubernur DKI Jakarta.

Pihaknya tidak akan mengikuti sesuatu yang keliru. Sehingga partai yang tergabung dalam KMP tidak akan menghadiri rapat paripurna istimewa DPRD DKI Jakarta.

"Semua (fraksi yang tergabung dalam) KMP besok pasti tidak datang. Anda bayangkan besok dia mengumumkan status Ahok jadi gubernur. Pertanyaan saya kalau dia diputuskan jadi gubernur, terus dia merangkap wakil gubernur, kan melanggar undang-undang," ungkapnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas