Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

KMP DKI Belum Terima Ahok Dilantik Jadi Gubernur

anggota DPRD DKI Jakarta yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih (KMP) tidak akan hadir.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adi Suhendi
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in KMP DKI Belum Terima Ahok Dilantik Jadi Gubernur
Adi Suhendi/Tribunnews.com
M Taufik (tengah) didampingi wakil ketua DPRD lainnya Triwisaksana dan Abraham Lunggana (Haji Lulung) menjelaskan sikap KMP terkait pelantikan Ahok 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Meskipun diundang presiden ke istana negara untuk menghadiri pelantikan Basuki Tjahaja Purnama sebagai gubernur DKI Jakarta, tetapi anggota DPRD DKI Jakarta yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih (KMP) tidak akan hadir.

"Besok Insya Allah KMP (DKI) tidak hadir pelantikan Ahok," kata Ketua KMP DKI Jakarta M Taufik di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (18/11/2014).

Dikatakan Taufik menyikapi pelantikan Ahok menjadi Gubernur DKI yang akan digelar di Istana Negara, Rabu (19/11/2014) KMP DKI Jakarta empat wakil Ketua DPRD yang semuanya berasal dari fraksi yang tergabung dalam KMP DKI melakukan pertemuan.

Triwasaksana Wakil Ketua DPRD DKi dari PKS menjelaskan hasil pertemuan tersebut. Ada tiga langkah politik yang diambil pihaknya.

Pertama, mendaftarkan ke PTUN terkait surat Ketua DPRD kepada presiden berkaitan usulan Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta.

"Kemarin rapat paripurna kita anggap cacat prosedural dan komitmen," ungkap pria yang akrab disapa Bang Sani ini.

Kedua, akan berkirim surat kepada presiden untuk memohon penangguhan pelantikan Ahok sebagai gubernur DKI Jakarta sampai rekomendasi atau fatwa hukum MA keluar.

Rekomendasi Untuk Anda

Ketiga, sesegera mungkin konsultasi kepada MA agar mendapat kejelasan hukum.

"Ini diambil agar legitimasi dari pelantikan gubernur jadi lebih kuat lagi apa dasar pendapat hukum dari MA. Kita juga akan konsultasi ke DPR agar persoalan ini melibatkan DPR. Itu tiga langkah politik DPRD semua sesuai koridor dan tata tertib yang ada," ujarnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas