Ahok Butuh Wakil Siap Kerja
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku butuh seorang wakil gubernur untuk membantu tugas-tugasnya yang menumpuk.
Penulis:
Adi Suhendi
Editor:
Dewi Agustina
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Adi Suhendi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku butuh seorang wakil gubernur untuk membantu tugas-tugasnya yang menumpuk.
"Memang kita perlu wakil karena kerjaan kita banyak, ada empat deputi pun saya rasa enggak cukuup. Nah kalau ada wakil mau ngusahain dua pun enggak apa-apa," kata pria yang akrab disapa Ahok saat ditemui di Ciputra Atprenuer Teater, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (21/11/2014).
Ia menganggap bila wakil gubernur lebih dari dua orang pun tidak menjadi permasalahan. Justru semakin banyak akan semakin baik dalam memujudkan Jakarta Baru secepatnya.
"Yang kita mau dalam tiga tahun ini mau kerja cepat untuk mewujudkan Jakarta baru. Kita mau dia cek ini DKI, dapat kiriman hujan pun enggak banjir. Belum lagi SDM untuk mengurus pompa semua enggak beres," ungkapnya.
Ia mengaku tidak alergi bila pendampingnya orang politik asal orang yang siap kerja. Ahok sadar bagaimana pun dirinya orang politik tatapi tetap tunduk kepada konstitusi bukan konstituen.
"Kalau anda lebih taat pada konstituen saya bilang rusak nih negara. Jadi saya berfikir kalau mau mendampingi saya kamu yakin saja bahwa masih ada lebih dari setengah rakyat yang milih kamu lebih waras melihat hasil kerja kamu bukan fanatik pilih partai, pilih ideologi," ungkapnya.