Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Laut Tangerang Sudah Tercemar, Jangan Makan Kerang Hijau

Kerang di perairan dan laut Tangerang, khususnya pantai Dadap sudah mengandung sejumlah zat yang sangat berbahaya

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Laut Tangerang Sudah Tercemar, Jangan Makan Kerang Hijau
Kompasiana

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG -- Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Tangerang membenarkan bahwa pihaknya sudah tidak merekomendasikan masyarakat untuk mengkonsumsi kerang hijau yang dibudidayakan di bagan-bagan nelayan Pantai Dadap, Kosambi, Kabupaten Tangerang.

Seperti yang diberitakan sebelumnya oleh Warta Kota, Satpol PP Kabupaten Tangerang bersama Pol Air dan TNI Angkatan Laut tengah berusaha menertibkan ribuan bagan nelayan di laut Pantai Dadap, Kabupaten Tangerang karena mencemari laut dan membudidayakan kerang hijau di kawasan tercemar tersebut.

"Berdasarkan penelitian yang dilakukan Provinsi Banten, laut Tangerang memang sudah tercemar sejak tahun 1979 lalu. Ini akibat semakin banyaknya pabrik-pabrik yang berdiri dan limbahnya menumpuk di laut," ujar Sekretaris Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Tangerang, Tamimah di kantornya, Rabu (10/12).

Menurut Tamimah, berdasarkan hasil penelitian lanjutan pada tahun 2009, kerang di perairan dan laut Tangerang, khususnya pantai Dadap sudah mengandung sejumlah zat yang sangat berbahaya jika dikonsumsi manusia.

"Laut pantai Dadap sudah mengandung banyak zat logam, seperti timbal, timah, dan seng. Yang paling berbahaya adalah merkuri yang bisa menyebabkan kecacatan permanen pada manusia. Ini yang membuat kami tidak merekomendasikan masyarakat mengkonsumsi kerang hijau dari laut Tangerang," katanya.

Menurut Tamimah, kerang hijau menyerap apa saja yang berada di dalam laut. "Kerang itu adalah hewan suspension feeder. Mereka menyerap apa saja yang lewat di depannya, termasuk zat-zat berbahaya tadi," kata Tamimah. (Banu Adikara)

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Warta Kota
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas