Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun
LIVE ●
tag populer

Pegawai Dishub DKI Ditahan Kejagung

Satu persatu pegawai Dishub DKI Jakarta ditahan oleh Kejagung terkait Kasus Korupsi TransJakarta

Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Pegawai Dishub DKI Ditahan Kejagung
Theresia Felisiani/Tribunnews.com
Kepala Seksi Rekayasa Lalu Lintas Dishub Pemprov DKI, Gusti Ngurah Wirawan. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Satu persatu pegawai Dishub DKI Jakarta ditahan oleh Kejagung terkait Kasus Korupsi TransJakarta 2012.

Kali ini yang menyusul ditahan, Kamis (11/12/2014) siang ini ialah Kepala Seksi Rekayasa Lalu Lintas Dishub Pemprov DKI, Gusti Ngurah Wirawan.

Tampak Gusti yang mengenakan baju batik tidak berkomentar saat keluar dari gedung bundar, dan dibawa untuk di ditahan di Rutan Salemba cabang Kejagung.

Kepala Sub Direktorat Tindak Pidana Korupsi pada Jaksa Agung Muda Pidana Korupsi Kejaksaan Agung Sarjono Turin membenarkan adanya penahanan pada Gusti.

"Ya yang bersangkutan setelah keluar surat penahanan, langsung ditahan," kata Sarjono.

Sarjono menambahkan penahanan dilakukan selama 20 hari kedepan terhitung sejak tanggal 11 hingga 1 Januari 2015.

Sebelumnya pegawai Dishub DKI lainnya yang juga tersangkut dan ditahan yakni Hasbi Hasibuan, yang ditahan Senin (8/12/2014) lalu.

Rekomendasi Untuk Anda

Hasbi juga ditahan di Rumah Tahanan Salemba cabang Kejaksaan Agung. Penahanan dilakukan selama 20 hari kedepan terhitung sejak tanggal 8 hingga 24 Desember 2014.

Hasbi Hasibuan ditahan berdasarkan surat perintah nomor 34/F.2/FD.1/12/2014 untuk kepentingan penyidikan dan keadilan.

Dalam kasus ini, Jaksa penyidik telah menetapkan 4 tersangka yakni Udar Pristono, Kepala Seksi Rekayasa Lalu Lintas Dishub Pemprov DKI Gusti Ngurah Wirawan, dan mantan pegawai Dishub DKI Hasbi Hasibuan, dan Gunawan selaku Direktur Utama PT Sapta Guna Daya Prima.

Dari empat tersangka, satu tersangka yang belum ditahan yakni Gunawan selaku Direktur Utama PT Sapta Guna Daya Prima.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas