Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Djarot: Mobil Mahal-mahal Buat Apa? Dijual Aja!

Dikatakannya dari pada mobil mewah tersebut nganggur lebih baik dijual, karena biaya perawatannya mahal

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adi Suhendi
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Djarot: Mobil Mahal-mahal Buat Apa? Dijual Aja!
Tribunnews.com/Adi Suhendi
Djarot Saiful Hidayat 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Adi Suhendi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-- Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat tidak mau menggunakan mobil dinas yang disediakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Dikatakan mantan Wali Kota Blitar dirinya tahu ada mobil Laxus nganggur.

"Kalau memang nggak dipakai lama dan aku nggak mau pakai kalau bisa dilelang ya dilelang lah. Dijual aja buat apa mobil mahal-mahal," ungkapnya saat ditemui di Balai Kota, Senin (22/12/2014).

Dikatakannya dari pada mobil mewah tersebut nganggur lebih baik dijual, karena biaya perawatannya mahal.

"Dari pada nggak dipakai nganggur biaya perawatan mahal. Itu ada lexus disiapin aku," ungkapnya.

Ia tidak masalah tidak menggunakan mobil mewah tersebut, cukup menggunakan mobil sederhana saja untuk oprasional dinasnya.

Rekomendasi Untuk Anda

"Masih ada Kijang Innova hitam," ucapnya.

Sementara Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah DKI Jakarta Heru Budi Hartono menjelaskan memang mobil dinas jenis Land Cruiser ada empat. Satu untuk gubernur, satu untuk wakil gubernur, satu untuk Ketua DPRD, satu lagi mobil cadangan jenis Land Cruiser (sebelumnya dikatakan Djarot Lexus).

Mobil Land Cruiser yang sebelumnya digunakan gubernur DKI Jakarta Joko Widodo kini digunakan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi. Sementara satu Land Cruiser digunakan Basuki Tjahaja Purnama, satu Land Cruiser masih dalam proses pengembalian dari ketua DPRD lama.

Tapi dikatakan Heru cadangan satu mobil Land Cruiser sudah disiapkan pihaknya untuk Djarot. Namun mobil yang sudah disiapkan tidak mau digunakan Djarot.

"Itu bukan pengadaan baru, kan masih ada cadangan satu di Biro Kepala Daerah dan Kerjasama Luar Negeri ketika mobil gubernur dan wakli gubernur ada masalah saya bisa gunakan mobil cadangan. Tapi masih ada satu bekas mantan ketua DPRD, Pak gubernur minta ditarik, kita sedang proses," ungkapnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas