Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ahok: Sewa Mobil Rp 461 M Setahun, Beli Komputer Rp 162 M, Ada-ada Saja

"Tidak apa-apa, buruk karena ada penghematan," ucap Ahok.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adi Suhendi
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Ahok: Sewa Mobil Rp 461 M Setahun, Beli Komputer Rp 162 M, Ada-ada Saja
WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama didampingi Wakil Gubernur Djarot Saiful Hidayat menyapa warga dalam rangkaian acara Jakarta Night Festival di Kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Rabu (31/12/2014) malam. Ahok bersama Djarot berjalan dari HI menuju Monas sambil bersalaman dengan warga yang menghadiri malam pergantian tahun di sepanjang Jalan Thamrin. Warta Kota/angga bhagya nugraha 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menganggap penggunaan APBD DKI Tahun Anggaran 2014 masih ditemukan banyak pemborosan meskipun masih memiliki sisa anggaran sebanyak Rp 8 triliun lebih.

"Kita sudah dapat laporan, pemborosannya masih banyak. Sewa mobil saja Rp 461 miliar setahun, pembelian komputer Rp 162 miliar (setahun). Aneh-aneh saja sudah," kata pria yang akrab disapa Ahok di Balai Kota, Senin (5/1/2015).

Ia tidak mempermasalahkan anggapan berbagai pihak yang menilai penyerapan anggaran Pemprov DKI tahun 2014 buruk. Tetapi ia mengatakan bahwa rendahnya penyerapan anggaran tersebut lebih dikarenakan penghematan anggaran yang dilakukannya.

"Tidak apa-apa, buruk karena ada penghematan," ucapnya.

Ia mengatakan tahun 2014 Dinas Pendidikan melakukan penghematan Rp 3 triliun. Mengenai tidak tercapainya pendapatan, dikatakan Ahok, hal tersebut lebih dikarenakan kurang ketatnya pemungutan pajak yang dilakukan Dinas Pelayanan Pajak.

"Seharusnya orang yang beli rumah maupun kendaraan di Jakarta harus dicek pajak yang dibayar sesuai atau tidak. Kalau tidak sesuai ya harus ditagih. Contohnya kalau beli motor cash ya kena pajak juga dong," katanya.

Mengenai belum selesainya pembahasan APBD 2015 Ahok pun tidak mau ambil pusing, ia masih bisa menggunakan APBD 2014. Mantan Bupati Belitung Timur ini pun optimis kinerja APBD 2015 akan lebih baik lagi.

Rekomendasi Untuk Anda

"Ya kita tunggu saja. Kan masih ada waktu 60 hari kalau nggak ya pakai APBD 2014," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas