Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Begal Motor Todong dan Dorong Kartumi hingga Tercebur Sungai

Kartumi (32), seorang perempuan warga Depok yang menjadi korban perampokan di Jalan Raya Krukut, Limo, Depok, Sabtu (31/1/2015) dini hari

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Gusti Sawabi
zoom-in Begal Motor Todong dan Dorong Kartumi hingga Tercebur Sungai
Tribunnews/Dany Permana
ilustrasi 

Tribunnews.com, Depok - Kartumi (32), seorang perempuan warga Depok yang menjadi korban perampokan di Jalan Raya Krukut, Limo, Depok, Sabtu (31/1/2015) dini hari kemarin, ternyata sempat ditodongkan golok oleh para pelaku. Tidak hanya itu, ia juga sempat didorong oleh para pelaku hingga akhirnya jatuh ke sungai.

"Korbannya sempat ditodong dan didorong ke sungai," kata salah seorang petugas Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Kota Depok, Minggu (1/2/2015). Meski sempat ditodong dan didorong ke sungai, Kartumi masih selamat.

Namun, ia harus kehilangan sepeda motornya, Jupiter MX bernomor polisi B 6003 GZB yang dibawa kabur kawanan pelaku yang berjumlah sekitar lima orang.

Kejadian yang dialami Kartumi menambah panjang daftar kejadian pembegalan di Depok selama Januari 2015. Sebelumnya telah terjadi dua peristiwa serupa, dan keduanya memakan korban.

Para korban adalah pemilik motor yang mencoba melakukan perlawanan untuk mempertahankan sepeda motornya. Padahal, beberapa waktu lalu Polres Kota Depok mengklaim saat ini telah meningkatkan jumlah personel untuk patroli pada malam hari. Mereka pun meminta masyarakat untuk tidak khawatir.

"Warga tidak perlu takut karena polisi sudah menyebarkan anggota, baik yang berpakaian dinas maupun pakaian biasa di dua lokasi itu, ditambah beberapa lokasi lainnya yang kami nilai rawan," kata Kepala Urusan Sub Bagian Humas Polres Kota Depok Inspektur Dua Bagus Suwandi, Selasa (27/1/2015).

Meski demikian, Bagus mengimbau agar warga pengguna motor menghindari berhenti di tempat-tempat sepi pada malam hari. Kalaupun terpaksa harus berhenti, kata dia, diharuskan mencari lokasi yang ramai dengan keberadaan warga lainnya. (Alsadad Rudi)

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Kompas.com
Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas