Banjir Surut, Jalan di Jaksel Rusak Parah dan Sarat Lubang
Hal ini bisa menyebabkan para pengendara kendaraan baik roda dua maupun roda empat mengalami kecelakaan lalulintas.
Editor:
Rendy Sadikin
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Banyaknya genangan air di jalan raya Ibu Kota pada beberapa hari belakangan ini membuat kondisi jalanan di beberapa wilayah Jakarta Selatan, rusak dan berlubang.
Hal ini bisa menyebabkan para pengendara kendaraan baik roda dua maupun roda empat mengalami kecelakaan lalulintas.
Pantauan Warta Kota, Kamis (12/2/2015), di Jalan Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, yang menuju ke arah Pasar Minggu kondisi jalan sangat rusak dan bergelombang. Oleh sebab itu, pengendara roda dua terpaksa memperlambat laju kendaraannya.
Tak jarang beberapa kendaraan roda dua yang melaju kencang saat melintasi kawasan tersebut. Namun, karena jalan bergelombang dan berpasir membuat ada pengendara yang terjatuh.
Rio Renaldi (27), pengendara Yamaha Mio berwarna putih yang kerap melintasi Jalan Tanjung Barat mengatakan bahwa kondisi jalan yang rusak dan bergelombang sangat membahayakan para pengendara. Apalagi, kondisi curah hujan di Ibukota Jakarta sedang tinggi.
"Jalan raya kalau dibenerin setengah-setengah jadinya kaya gini. Ada pasir dan bergelombang. Ini bahaya banget kalau lewat saat hujan. Bisa jatoh kali," kata pria yang tinggal di Lenteng Agung, Jakarta Selatan itu kepada Warta Kota di Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Kamis (12/2).
Seharusnya, kata dia, walaupun kondisi masih hujan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tetap membenarkan jalanan yang rusak dan berlubang. Khawatir, takut ada korban jiwa saat melintasi jalanan yang rusak dan berlubang.
"Ini aja pelek motor saya sudah ga bener karena hajar lobang mulu di jalanan," kata dia.
Selain wilayah Tanjung Barat, beberapa lokasi yang jalanannya seperti di Jalan TB Simatupang atau dekat traffic light Jalan Fatmawati yang lokasinya dekat dengan Mall Cilandak Town Square.
Tak hanya itu, Jalan Antasari, Jalan Pasar Minggu beberapa sudah rusak dan berlubang. Kawasan tersebut memang kerap terkenang air kalau hujan turun membasahi aspal.(Bintang Pradewo)