Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

27 Orang Terjaring Razia Polisi Rayakan Hari Valentine di Depok

Sebanyak 27 orang terjaring dalam razia bersandi Bina Kusuma yang digelar Polresta Depok di seluruh wilayah Kota Depok di hari Valentine.

Editor: Y Gustaman
zoom-in 27 Orang Terjaring Razia Polisi Rayakan Hari Valentine di Depok
Tribun Sumsel/MA Fadjri
Ilustrasi: Petugas menangkap seorang pria dalam Operasi Cempaka 2015 yang digelar Polresta Palembang, guna menekan angka kejahatan di dalam bus, Selasa (10/2/2015). 

Laporan Wartawan Warta Kota, Budi Malau

TRIBUNNEWS.COM, DEPOK - Sebanyak 27 orang terjaring dalam razia bersandi Bina Kusuma yang digelar Polresta Depok di seluruh wilayah Kota Depok di hari Valentine, Sabtu (14/2/2015) malam hingga Minggu (15/2/2015) dini hari.

Dari 27 orang yang diamankan terdapat 10 remaja. Mereka diamankan Timsus Jaguar di Jalan Raya Citayam, Kelurahan Bojong Pondok Terong karena hendak tawuran dengan barang bukti belasan senjata tajam, berupa celurit dan samurai.

"Mereka kini diamankan di Polsek Pancoran Mas untuk ditindaklanjuti dan diproses hukum," kata Kasubag Humas Polresta Depok, AKP Subandi kepada Warta Kota, Minggu (15/2/2015).

Selain itu, sambung Subandi, dua pria kedapatan membawa senjata tajam berupa celurit dan sangkur, serta empat pria lainnya tertangkap tangan memiliki narkoba jenis ganja.

Dua pria yang kedapatan membawa senjata tajam yakni berinisial MJ karena membawa celurit dan Ar karena membawa sangkur.
Keduanya ditangkap di Cimanggis dan diduga juga akan melakukan tawuran.

Sementara empat pria lainnya yang kedapatan membawa narkoba jenis ganja adalah AK. Ia menyimpan dua amplop ganja kering di bagasi motor, serta NF (21), WI (20), dan MAR (20) yang kedapatan menyimpan satu amplop ganja kering.

Rekomendasi Untuk Anda

"Untuk NF, WI dan MAR ketiganya adalah mahasiswa. Dari 27 orang yang diamankan 6 orang ini akan diproses hukum. Sementara sisanya 21 orang hanya dilakukan pembinaan dan mereka kami pulangkan setelah didata," kata Subandi.

Sumber: Warta Kota
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas