Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Keluarga Korban Salah Obat Bius Belum Menuntut RS Siloam

Pihak rumah sakit sendiri juga telah memberikan bantuan kepada keluarga kedua pasien.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Keluarga Korban Salah Obat Bius Belum Menuntut RS Siloam
Net

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Humas RS Siloam Karawaci, Happy Nurfianto, Selasa (17/2/2015) mengatakan, pihak keluarga dua pasien tewas akibat salah obat hingga kini belum melayangkan tuntutan apapun ke rumah sakit.

"Sampai sekarang pihak keluarga kedua pasien belum melayangkan gugatan apapun ke kami. Tapi kami sudah melakukan tindakan pro aktif ke keluarga pasien dengan silahturahmi dan memohon maaf atas insiden kemarin," kata Happy.

Dia mengatakan, pihak rumah sakit sendiri juga telah memberikan bantuan kepada keluarga kedua pasien.

"Pemberian bantuan jelas sudah pasti kami lakukan, tapi saya sendiri belum dapat informasi lebih lanjut bentuk bantuan yang sudah diberikan seperti apa," kata Happy lagi.

Menurut Happy, pihak Kementerian Kesehatan sudah menyimpan data-data diri kedua pasien yang meninggal tersebut. "Sekali lagi, kami tidak bisa publikasikan nama dua pasien kemarin," ujar Happy.

Untuk diketahui, Jumat (13/2/2015) lalu beredar informasi ada dua orang yang meninggal di ICU RS Siloam Karawaci akibat dimasukkan obat buvanes spinal/intratekal.

Setelah diberikan obat, kedua pasien yang belum diketahui namanya ini mengeluh gatal-gatal. Tidak lama kemudian, keduanya mengalami kejang, dan akhirnya tewas dalam tempo waktu kurang dari 24 jam.

Rekomendasi Untuk Anda

Belakangan, diketahui bahwa obat yang diberikan bukanlah buvanes, melainkan kalnex. Kesahalan pemberian obat tersebut diakui oleh tim investigasi PT Kalbe Farma yang dipanggil pasca insiden tersebut. (Banu Adikara)

Sumber: Warta Kota
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas