Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sepanjang Januari 2015, 80 Kasus Begal Motor Meneror Jabodetabek

“Polisi sudah mengungkap 45 kasus. Kami juga telah menangkap pelakunya,” kata dia saat dihubungi, Kamis (26/2/2015).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Rendy Sadikin

TRIBUNNEWS.COM - Polda Metro Jaya mencatat ada 80 kasus begal yang terjadi sepanjang Januari 2015 di wilayah hukumnya. Sebanyak 80 kasus itu tersebar di berbagai wilayah di Jakarta dan daerah-daerah penyangganya yaitu Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Martinus Sitompul, mengatakan, 80 kasus tersebut terdiri dari 31 penodongan, 45 perampasan, dan empat perampokan. Sebagian kasus tersebut sudah berhasil diungkap.

“Polisi sudah mengungkap 45 kasus. Kami juga telah menangkap pelakunya,” kata dia saat dihubungi, Kamis (26/2/2015).

Kasus yang sudah selesai, kata Martinus, terdiri dari 13 penodongan, 27 perampasan, dan satu perampokan. Sementara itu, kata dia, polisi masih mengejar pelaku kasus lainnya.

Menurut Martinus, jumlah tersebut justru menurun dibandingkan dengan data sebelumnya. Namun, secara kualitas, aksi kejahatan itu justru meningkat. Pasalnya, begal menjadi semakin kejam dan tidak segan-segan melukai bahkan membunuh korbannya.

Baru-baru ini, begal banyak dilaporkan beraksi di daerah-daerah penyangga seperti Depok dan Tangerang Selatan. Namun, catatan selama Januari 2015 menunjukkan, begal paling banyak beraksi di wilayah Jakarta Selatan.

Martinus mengatakan, perampasan paling banyak terjadi di Jakarta Selatan dengan 17 kasus. Penodongan paling banyak terjadi di Jakarta Pusat dengan delapan kasus, dan perampokan paling marak di Tangerang dengan dua kasus. Sementara Depok terdapat empat perampasan dan satu perampokan.(Unoviana Kartika)

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas